INILAH.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa tidak mempedulikan pertumbuhan ekonomi 2010 yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF).
"Dulu juga kan, orang meramal. Namanya meramal bisa salah. Mereka bilang 2%, kita tapi 4%, ya gak apa-apa," ujarnya ketika ditemui di Gedung Graha Sawala, Selasa (3/11).
IMF telah beberapa kali memberikan proyeksi pertumbuhan Indonesia untuk tahun 2009, yaitu 2,5%, kemudian diganti 3,1%, dan terakhir 4%. Sementara untuk proyeksi pertumbuhan tahun depan, IMF mematok di angka 4,8%. Sedangkan dalam APBN 2010, pemerintah menargetkan 5,5%.
Hatta menjelaskan, pertumbuhan sektor konsumsi harus selalu dijaga karena menyumbang lebih dari 60% dari total pertumbuhan domestik bruto (PDB). "Selain itu tiga sektor lain harus didorong, net ekspor, investasi kita mengalir, belanja pemerintah karena situasi kita msh bgs," ujarnya.
Selain itu, menurut Hatta, stimulus fiskal harus tetap dilanjutkan agar dapat menopang pertumbuhan ekonomi. "Saya sudah beritahukan menteri-menteri untuk mendorong," pungkasnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !