Kamis, 24 Mei 2012 | 08:14 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Hatta: Namanya Meramal Bisa Salah
Headline
Hatta Rajasa - inilah.com /Agung Rajasa
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
web - Selasa, 3 November 2009 | 13:08 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa tidak mempedulikan pertumbuhan ekonomi 2010 yang diproyeksikan International Monetary Fund (IMF).

"Dulu juga kan, orang meramal. Namanya meramal bisa salah. Mereka bilang 2%, kita tapi 4%, ya gak apa-apa," ujarnya ketika ditemui di Gedung Graha Sawala, Selasa (3/11).

IMF telah beberapa kali memberikan proyeksi pertumbuhan Indonesia untuk tahun 2009, yaitu 2,5%, kemudian diganti 3,1%, dan terakhir 4%. Sementara untuk proyeksi pertumbuhan tahun depan, IMF mematok di angka 4,8%. Sedangkan dalam APBN 2010, pemerintah menargetkan 5,5%.

Hatta menjelaskan, pertumbuhan sektor konsumsi harus selalu dijaga karena menyumbang lebih dari 60% dari total pertumbuhan domestik bruto (PDB). "Selain itu tiga sektor lain harus didorong, net ekspor, investasi kita mengalir, belanja pemerintah karena situasi kita msh bgs," ujarnya.

Selain itu, menurut Hatta, stimulus fiskal harus tetap dilanjutkan agar dapat menopang pertumbuhan ekonomi. "Saya sudah beritahukan menteri-menteri untuk mendorong," pungkasnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.