INILAH.COM, Liverpool - Bek Liverpool Jamie Carragher mengakui The Reds melakukan kesalahan saat melepas Nicolas Anelka, dan memilih El-Hadji Diouf, yang saat itu lebih bersinar.
Liverpool sempat meminjam Anelka selama enam bulan dari Paris St. Germain, dengan kesempatan untuk membelinya secara permanen seharga 12 juta pound (Rp 188 miliar, kurs saat ini). Tetapi Gerard Houllier, pelatih saat itu, memilih Diouf, bintang Senegal yang bersinar di Piala Dunia 2002.
Mungkin berlebihan jika saya katakan itu keputusan terburuk yang pernah diambil, tetapi cukup adil jika saya katakan itu adalah suatu kesalahan, Carragher berujar kepada wartawan.
Lihat Anelka sekarang, dia adalah pencetak gol terbanyak di Liga Primer musim lalu. Tetapi nasi sudah menjadi bubur, mungkin itu memang sudah menjadi nasib kami, lanjut Carragher.
Sebelum meninggalkan tim Turki, Fenerbahce, dan bergabung dengan Chelsea, Anelka sempat merasakan manisnya Liga Primer bersama Manchester City dan Bolton Wanderers.[boy]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !