INILAH.COM, Jakarta - PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) mendapatkan pinjaman Rp1 triliun untuk mendukung akuisisi pabrik pengolahan semen di Malaysia dan restrukturisasi utang.
Hal ini disampaikan Olaf Nahe, Direktur Holcim dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Selasa (3/11). Pinjaman tersebut diperoleh dari sindikasi bank-bank terkemuka, termasuk Tokyo Mitsubishi sebagai koordinator, BCA, CIMB Niaga, DBS and Sumitomo Mitsui.
Fasilitas ini juga sesuai dengan tujuan Perseroan untuk tetap memiliki balance sheet yang kuat dalam mencocokkan jangka waktu keuangan dengan performa jangka panjang dari aset yang ada. Selain itu juga memastikan Perseroan memiliki dana internal yang didapat serta posisi likuiditas Perseroan untuk memberikan Perseroan fleksibilitas yang maksimum dalam mengatur kebutuhan modal kerja harian. Penggunaan pembiayaan rupiah searah dengan tujuan Perseroan untuk mengurangi risiko Perseroan terhadap perubahan nilai tukar dan akibat dari translation cost atas keuntungan di masa depan. [cms]