inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Pasca Akuisisi Holcim Malaysia

Produksi Holcim Jadi 10 Juta Ton

Headline
inilah.com/Dokumen
Oleh: Agustina Melani
Selasa, 3 November 2009 | 20:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Akuisisi PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) terhadap Holcim Malaysia telah menaikkan kapasitas produksi grinding station dari 8,5 juta ton menjadi 10 juta ton klinker per tahun.

Hal itu disampaikan Corporate Communication Manager Holcim Indonesia Budi Primawan, Selasa (3/11) di Jakarta. Saat ini seluruh kapasitas grinding station di Malaysia mencapai 1,5 juta ton per tahun. Produksi itu agar memenuhi kebutuhan semen di negara bagian Johor Malaysia. "Market share di Johor sekitar 30%, dengan komposisi 60% semen di dalam sak dan 40% semen curah untuk bahan beton," tutur dia.

Budi menuturkan, produksi grinding station Holcim Malaysia akan didistribusikan di wilayah Indonesia yaitu Sumatera bagian utara dan Kalimantan bagian timur. Saat ini kebutuhan di wilayah Sumatera dipasok dari pabrik SMCB di Jawa. "Pasar semen produksi Holcim Malaysia nantinya akan didistribusikan ke wilayah yang belum terjangkau," kata dia.

Holcim juga berencana untuk merambah pasar negara bagian lain di Malaysia dan Singapura yang termasuk strategi jangka panjang. " Ke depan kita lihat nanti. Kita akan perkuat strategi dulu yang ada di Johor," katanya.

SMCB menargetkan penjualan sekitar 8 juta ton hingga akhir tahun. Untuk antisipasi peningkatan permintaan, SMCB akan membuka gudang baru di Bali dua pekan lalu untuk mendukung distribusi Jawa. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.