Sabtu, 26 Mei 2012 | 11:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pasca Akuisisi Holcim Malaysia
Produksi Holcim Jadi 10 Juta Ton
Headline
inilah.com/Dokumen
Oleh: Agustina Melani
web - Selasa, 3 November 2009 | 20:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Akuisisi PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) terhadap Holcim Malaysia telah menaikkan kapasitas produksi grinding station dari 8,5 juta ton menjadi 10 juta ton klinker per tahun.

Hal itu disampaikan Corporate Communication Manager Holcim Indonesia Budi Primawan, Selasa (3/11) di Jakarta. Saat ini seluruh kapasitas grinding station di Malaysia mencapai 1,5 juta ton per tahun. Produksi itu agar memenuhi kebutuhan semen di negara bagian Johor Malaysia. "Market share di Johor sekitar 30%, dengan komposisi 60% semen di dalam sak dan 40% semen curah untuk bahan beton," tutur dia.

Budi menuturkan, produksi grinding station Holcim Malaysia akan didistribusikan di wilayah Indonesia yaitu Sumatera bagian utara dan Kalimantan bagian timur. Saat ini kebutuhan di wilayah Sumatera dipasok dari pabrik SMCB di Jawa. "Pasar semen produksi Holcim Malaysia nantinya akan didistribusikan ke wilayah yang belum terjangkau," kata dia.

Holcim juga berencana untuk merambah pasar negara bagian lain di Malaysia dan Singapura yang termasuk strategi jangka panjang. " Ke depan kita lihat nanti. Kita akan perkuat strategi dulu yang ada di Johor," katanya.

SMCB menargetkan penjualan sekitar 8 juta ton hingga akhir tahun. Untuk antisipasi peningkatan permintaan, SMCB akan membuka gudang baru di Bali dua pekan lalu untuk mendukung distribusi Jawa. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.