INILAH.COM, Seoul Korea Utara terus mengancam AS yang masih belum memberikan merestui ajakan negara komunis itu untuk menjalin diskusi bilateral.
Korut memproses ulang sekitar delapan ribu bahan bakar nuklir dan mengekstrak plutonium untuk cadangan senjata atom mereka, demikian dilansir salah satu media negara itu, seperti dikutip AP, Selasa (3/11).
Proses itu berarti mereka telah memiliki senjata yang cukup untuk satu bom atom. Bahkan, para ahli Korea Selatan berpendapat mereka telah memiliki setengah lusin bom atom. Sebelum mengumumkan kapasitas bom nuklir ini, mereka juga telah mengeluarkan ultimatum untuk AS.
Sementara Washington masih pada keputusan sebelumnya. Pemerintahan Presiden Barack Obama setuju untuk mengadakan perundingan bilateral dengan Korut asalkan negara itu setuju untuk melanjutkan diskusi enam negara yang berujung pada pelucutan nuklir. [vin]