INILAH.COM, Makassar Perayaan 94 tahun PSM Makassar harus tercoreng oleh sikap suporter. Suporter PSM kalap setelah tim Juku Eja tumbang 1-2 dari PSPS Pekanbaru pada lanjutan ISL di Stadion Mattoangin, Selasa (3/11) malam.
Sejak awal pertandingan, PSM memang tampil kurang maksimal dan harus rela tertinggal dua gol terlebih dahulu setelah PSPS sukses mencetak gol melalui kapten Dzumafo Epandi pada menit ke-43 dan 48.
Permainan buruk tersebut memicu kemarahan fans yang mulai melempar barang-barang ke arah pemain di lapangan pada menit ke-69 sehingga membuat pertandingan dihentikan sejenak.
Meski PSM sempat memperkecil keadaan melalui striker Cristian Carascao, fans tampaknya sudah terlanjur kecewa. Pertandingan kembali dihentikan hingga di menit ke-79 setelah kemarahan suporter kembali tersulut ketika salah satu rekan mereka diamankan polisi. Mereka mulai melempari polisi dengan batu yang ada di sekitar stadion.
Pertandingan dilanjutkan pada menit ke-96, tapi penonton dari tribun terbuka di selatan stadion berhamburan keluar, ada juga yang berlari sambil melempari pemain.
Selain melempari pemain, bangku cadangan dan ofisial pertandingan juga menjadi sasaran amarah. Akibatnya satu orang ofisial PSPS terluka akibat terkena lemparan botol di bagian keningnya.
PSM sendiri merayakan hari jadinya yang ke-94 kemarin, Senin (2/11).[bow]