INILAH.COM, Roma Italia yang ikut membantu invasi AS di Afghanistan akan menarik mundur pasukannya di negara itu mulai pekan depan.
Pernyataan yang disampaikan oleh Dephan Italia, Rabu (4/11) itu sekaligus memperbaru pernyataan sebelumnya. pemerintah Italia memutuskan akan mulai menarik mundur pasukannya setelah pilpres putaran kedua digelar.
Kami mengatakan tentara akan tinggal sampai akhir piplres, yang sekarang sudah terjadi, sehingga kami memulai penariakan mundur, kata Menhan Ignazio La Russa seperti dilaporkan Affaritaliani.it.
Pilpres putaran kedua seharusnya digelar pada Sabtu 7 November mendatang. Namun awal pekan ini, satu-satunya pesaing Presiden incumben Hamid Karzai, mantan Menlu Abdullah Abdullah, mengundurkan dirinya karena berpendapat putaran kedua akan dipenuhi kecurangan seperti yang pertama.
Dengan 3.250 tentara, satuan Italia saat ini yang keenam terbesar dalam 100 ribu tentara asing di Afganistan. Sejumlah 21 tentara Italia tewas di Afganistan sejak 2004, enam di antaranya tewas pada tengah September akibat serangan bom bunuh diri Taliban.
Sementara PM Italia Silvio Berlusconi mengucapkan selamat kepada Karzai atas kemenangan pemilihannya dan mendesaknya bekerja untuk menenangkan negara bermasalah itu. [*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !