inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

AS Tolak Beri Vaksin ke Guantanamo

Headline
Robert Gibbs - istimewa
Oleh:
Rabu, 4 November 2009 | 12:02 WIB
INILAH.COM, Washington Pemerintah AS menolak memberikan vaksin H1N1 atau flu babi kepada para tahanan terorisme di penjara Guantanamo, Kuba, meski mereka memang bertanggung jawab atas nasib penghuninya.

Laporan yang menyatakan tahanan Guantanmo akan menerima vaksinasi H1N1 itu keliru. Tak ada vaksin di Guantanamo dan tak ada vaksin yang dalam perjalanan ke Guantanamo, kata Jubir Gedung Putih Robert Gibbs kepada wartawan, Rabu (4/11).

Penjelasan tersebut disampaikan setelah seorang pejabat senior militer AS akhir pekan lalu mengatakan suntikan H1N1 akan diberikan kepada tahanan Guantanamo. Pernytaan itu memicu kecaman keras karena alasan ada kekurangan vaksin yang serius bagi warga sipil Amerika.

Kami masih menunggu vaksin dan akan memperoleh vaksin. Vaksin itu tidak berada dalam perjalanan. Kami menunggu untuk menerima vaksin tapi kami tidak mengetahui kapan, demikian ujar Jubir Satgas Gabungan Guantanamo, Brook DeWalt menanggapi ucapana Gibss.

Presiden Barack Obama penghujung bulan lalu mengumumkan keadaan darurat nasional setelah virus flu H1N1 memasuki gelombang keduanya tahun ini. Produsen obat didesak untuk mempercepat pembuatan vaksin bagi jutaan penduduk Amerika.

Lebih dari 5.700 orang tewas di seluruh dunia sejak virus itu pertama kali ditemukan pada April. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebanyakan kematian, atau sekitar 4.175, terjadi di Belahan bumi Barat, per data Jumat (30/10). [*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.