INILAH.COM, Bangkok - Saham-saham di Bursa Asia (Rabu (4/11) rebound setelah dalam 2 hari melemah setelah Bank Dunia mengupgrade prediksi pertumbuhan ekonomi China. Saham-saham di perdagangan hari ini berada di zona hijau, di mana Hong Kong, Korea Selatan dan India memimpin penguatan sebesar 2%. Harga minyak juga menuju kisaran harga $79 per barel, sementara dolar menguat tipis tipis terhadap yen dan menguat tajam terhadap euro.
Mod Investor tertolong optimisme China sebagai negara ekonomi ketiga terbesar di dunia, di mana Bank Dunia menaikkan prediksinya terhadap pertumbuhan ekonomi negara Tirai Bambu ini dari 7,2% menjadi 8,4%.
Penguatan saham di Bursa China ini juga mengikuti perbankan di Washington yang menaikkan prediksi pertumbuhan negara-negara berkembang di Asia Timur dari 1,3% menjadi 6,7%.
Saham-saham di Indeks Nikkei 225

rata-rata naik 25,32 poin (0,3%) ke level 9.828,27, dan Hang Seng

naik 346,67 poin (1,6%) ke level 21.586,73. Indeks Shanghai

naik 0,6%.
Saham-saham unggulan di Kospi

naik 1,6% ke level 1.574,40. Indeks Sensex India juga naik 2,1%. Bursa di Australia, Taiwan dan Thailand juga naik. [cms]