INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Inggris ingin mempererat hubungan kerjasama ekonomi dan bisnis dengan pemerintah Indonesia seperti industri pengolahan kelapa sawit dan maritim services.
Demikian disampaikan Menteri Perindustrian MS Hidayat, Rabu (4/11). "Kesimpulannya meminta ada 9 atau 10 businessman dari berbagai sektor yang mau ekspor ke Indonesia nanti dipertemukan di London dengan calon partner dan pemerintah," ujar Hidayat.
Ia menambahkan, ide tersebut datang dari dirinya sebagai ketua umum Kadin dan Menteri Perdagangan Inggris Lord Davis. Eksportir, SME yang ingin diekspor dan akan menjadi partner untuk infrastruktur yang akan dipertemukan di Inggris. Beberapa industri yang ditawarkan antara lain industri pengolahan kelapa sawit dan maritim services. "Inggris termasuk negara maritim di mana menghidupkan produk maritim dalam beberapa hari ini akan kasih paper kalau ada yang cocok b to b akan terjadi," tutur Hidayat.
Ia menambahkan semua sektor punya potensi untuk bisa ditawarkan. Pihak Inggris meminta adanya trade agency di London tetapi hal itu harus dikoordinasikan dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal.
Terkait kasus hukum KPK dan Polri dengan iklim investasi, Hidayat mengatakan kepastian hukum yang maka dispute bila berlarut-larut akan memberikan persepsi negatif terhadap iklim usaha. "saya melihat dalam waktu dekat pemerintah akan menyelesaikan masalah ini," jelasnya. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !