inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Taiwan Bekukan Aset Mantan Presiden

Headline
Chen Yun-nan - istimewa
Oleh:
Rabu, 4 November 2009 | 17:47 WIB
INILAH.COM, Taipei - Pengadilan Taiwan membekukan aset-aset domestik mantan presiden Chen Shui-bian agar membayar denda sesuai dengan putusan hukuman penjara seumur hidup karena korupsi.

Aset-aset itu termasuk uang yang didepositokan dalam rekening-rekening dalam negeri keluarga Chen, saham-saham, rumah-rumah dan tanah, papar Jubir Pengadilan Distrik Taipei, Chen Yun-nan, kepada AFP, Rabu (4/11).

Ia menolak menyebut secara pasti nilai aset yang dibekukan, tetapi surat kabar China Times yang berbasis di Taipei mengatakan aset itu senilai 500 juta dolar Taiwan (US$15 juta).

Chen (59) tahun dan istrinya, Wu Shu-chen, dihukum penjara seumur hidup karena terlibat korupsi dan pelanggaran lainnya yang dilakukan selama bertahun-tahun berkuasa dari 2000-2008.

Pada saat yang sama, sang mantan presiden dan keluarganya dihukum denda lebih dari 800 juta dolar Taiwan. Jaksa mengatakan mereka berusaha menarik sekitar US$20 juta dari rekening bank di Swiss. Pasangan itu mengajukan banding terkait keputusan tersebut.

Pejabat yang masa jabatan berakhir Mei tahun lalu itu menolak hukuman dan menyebutnya sebagai dendam politik pemerintah incumbent yang bersahabat dengan China, atas usahanya bagi kemerdekaan pulau itu. [*/vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.