inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Borneo Equator Expedition 2009 (1)

Membebaskan Rintangan Camel Trophy

Headline
Syamsir Alam
Oleh: Gareng Guntoro
Kamis, 5 November 2009 | 12:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta Tim surver Borneo Equator Expedition (BEE) 2009 berhasil menembus hutan belantara Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah melalui jalur tengah. Demikian off-roader kawakan Syamsir Alam melaporkan tahapan perjalannya melalui surat elektronik kepada Dandosi Matram, off-roader sekaligus salah seorang pengurus Indonesia Off-road Federation (IOF).

"Akhirnya hari ke 22 tembus juga Kalbar - Kalteng jalur tengah, yg dulu gagal ditembusi Camel trophy, survey dilanjutkan ke Kaltim mungkin 10 hari lagi tembus. Begitu Syamsir Alam menuliskan laporannya dalam surat elektronik.

Ungkapan yang sama diutarakan Syamsir saat INILAH.COM menghubunginya melalui telepon, Kamis (5/11). Sekarang saya sedang masuk ke kota Palangkaraya untuk membeli perbekalan dan komponen (mobil) untuk perbaikan kecil . Posisi mobil rombongan 250 kilometer dari sini, katanya.

Ini hari ke-25 dan saya perkirakan kita akan sampai di pantai barat Kalimantan dalam sepuluh hari ke depan, lanjut pria gaek yang akrab disapa Crazy Sams ini. Artinya, rombongan tim survey BEE 2009 akan menghabiskan waktu perjalanan selama 35 hari.

Anda musti umumkan bahwa kita telah berhasil mengalahkan Camel Trophy, tambah Syamsir. Menurutnya, rombongan Camel Trophy yang dilengkapi kendaraan off-road Land Rover Discovery 300TDi gagal melalui rintangan di tengah hutan Kalimantan pada 1996. Mereka dulu keluar setelah diangkut helicopter, ujar Syamsir.

Syamsir melakukan pejalanan survey bersama lima off-roader, termasuk Yuma Wiranatakesuma dan dua personal polisi sebagai pengaman. Perjalanan Syamsir dan rombongan ini merupakan bagian dari aktivitas membuka jalur bagi kegiatan BEE 2009 yang dijadwalkan digelar pada 6-20 Desember mendatang di Kalimantan.

BEE 2009 merupakan kegiatan off-road adventure ekstrim menjelajah hutan pedalaman Kalimantan segaris katulistiwa. Titik keberangkatan akan di mulai dari Pontianak, Kalimantan Barat, masuk ke Kalimantan Tengah, dan finish di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Perjalanan ekspedisi ini dipastikan bisa menghabiskan jarak ribuan kilometer. Setidaknya hingga hari ke-14 atau 24 Oktober lalu saja tim ekspedisi ini sudah mencatat jarak tempuh hingga 2.114 km. Padahal mereka baru menghabiskan setengah dari perjalanan yang akan dilakukan.

Menurut Cheetah Off-road Club sebagai penyelenggara, BEE adalah event berskala internasional yang digagas para pencinta off-road di Indonesia. Off-roader dari Asia, Eropa, Amerika dan Australia akan terlibat pada kegiatan yang didukung Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata ini.

Mengingat medan yang tak ringan, panitia terpaksa membatasi jumlah off-roader hanya 50 peserta, di mana 30 peserta dari Indonesia dan 20 peserta asing. Meski begitu hingga minggu ini pihak panitia mengaku telah menerima pendaftaran dari 33 peserta nasional.[Tom] (bersambung)
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
3 Komentar
Adha . R adha @ Senin, 7 Desember 2009 | 14:02 WIB
bang . bagai mana caranya kami bisa lihat Even BEE di internet khususnya oofrouder kami dari sulawesi tenggara atas nama Arfan Yunus.
Redaksi @ Minggu, 22 November 2009 | 22:26 WIB
Terimakasih atas koreksinya bung Den... Benar yang Anda sampaikan. Event Camel Trophy di Borneo yang tidak tembus terjadi pada 1985. Saat itu Camel Trophy terdiri dari 19 Defender 110, di mana kemudian mereka dievakuasi menggunakan halicopter Puma. Salam Redaksi
den @ Minggu, 22 November 2009 | 21:53 WIB
wah hebat... tidak sabar untuk bisa mendengar liputan lengkap dan foto-fotonya di media berita baik cetak maupun non cetak.. sedikit info, setahu saya camel trophy pernah dilakukan 2 kali di kalimantan yg pertama tahun 1985 menggunakan land rover 90, lalu pada tahun 1996 menggunakan discovery...namun jika yg dimaksud diangkut oleh helikopter adalah event pada tahun 1985 yg masih menggunakan land rover 90, bukan event tahun 1996 yg menggunakan discovery... adapun pengangkutan menggunakan helikopter tersebut dikarenakan rute yg mereka harus lewati terendam air akibat hujan yang lebat..ketinggian hampir bahkan melebihi tinggi landrover tersebut... begitu sekiranya yg saya pernah baca dari buku dan tonton di video dokumentasinya..
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.