ISTRI saya, Melani, pemegang kartu kredit CIMB Niaga nomor kartu 459921010161xxxx. Pada kartu kredit Niaga, kami ada cicilan transaksi sebesar Rp250.000/bulan, yang tersisa dua bulan lagi dari 12 kali cicilan.
Untuk mengurangi jumlah tagihan per bulan, kami bermaksud melunasi cicilan itu. Petugas CSO Niaga yang kami hubungi via telepon sudah mengerti apa maksud kami. Kami pun sudah mengetahui bahwa jika kami melakukan pelunasan atas transaksi cicilan, maka akan kena penalti, dan itu tak masalah bagi kami.
Pada 16 Oktober 2009, kami melakukan pembayaran melalui BCA sebesar Rp2.500.000, dengan maksud Rp1.900.000 untuk melakukan pembayaran transaksi non cicilan dan Rp600.000 untuk melunasi transaksi cicilan dan penalti. Dengan membayar seperti ini, kami telah memperhitungkan bahwa sisa tagihan kami pada November 2009 sekitar Rp1.500.000-an dengan minimum payment Rp150.000-an.
Kami sudah menjelaskan hal ini ke CSO sebelum pembayaran. Namun alangkah kecewanya kami ketika menerima lembar tagihan November 2009 bahwa minimum payment kami masih Rp600.000-an, setelah komplain ke CSO, dikatakan bahwa pembayaran Rp2.500.000 yang kami lakukan digunakan untuk melunasi transaksi lain yang bukan cicilan.
Saya mau tanya ke CIMB Niaga, apakah dalam merekrut CSO asal-asalan saja dan tidak ada trainig terlebih dahulu mengenai bagaimana menanggapi permasalahan customer?
Saya juga ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh CIMB Niaga mengenai kasus saya ini? Semua laporan yang kami lakukan ke CSO dapat didengar kembali apabila memang ada rekaman pembicaraan setiap telepon customer ke CSO. Terima kasih.
Welly
Jl Papanggo IIC, Sunter, Tanjung Priok, Jakarta
0878775275XX
wellynux@gmail.com [mor]