INILAH.COM, Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk mencatatkan laba bersih Rp308 miliar atau meningkat 6% dibandingkan periode sama pada 2008 sebesar Rp290 miliar.
Hal itu disampaikan manajemen PT Lippo Karawaci Tbk dalam siaran persnya, Kamis (5/11). Kenaikan laba bersih ini diikuti dengan kenaikan pendapatan. PT Lippo Karawaci Tbk membukukan pendapatan sekitar Rp1,96 triliun atau meningkat 9% dibandingkan periode sama pada 2008 sebesar Rp 1,8 triliun.
Kontribusi pendapatan berasal dari Divisi Urban Development sebesar Rp508 miliar. Divisi Large Scale Integrated Development sebesar Rp361 miliar pada 2009 dibandingkan periode sebelumnya Rp204 miliar.
Direktur Utama Lippo Karawaci Tbk Eddy Handoko mengatakan divisi Large Scale Integrated Development mengembangkan dua superblok Kemang Village dan The St.Moritz.
Divisi Retail Malls sebesar Rp62 miliar atau naik 38% pada 2009 dibandingkan periode sebelumnya Rp45 miliar. "Kontribusi utama dari leased mall Pejaten Village yang mulai beroperasi di akhir tahun 2008," kata Eddy.
Divisi Healthcare memberikan pendapatan sebesar Rp 665 miliar, untuk divisi Hotels, Leisure & Infrastructure memberikan sumbangan sebesar Rp283 miliar, dan divisi Property & Portofolio Management sebesar Rp82 miliar.
Eddy menambahkan, Lippo akan terus menjaga momentum pertumbuhan yang telah dicapai dalam sembilan bulan terakhir. Lippo akan terus melakukan pembangunan sesuai dengan perencanaan khusus untuk mega proyek seperti Kemang Village seluas 15 hektar dan The St.Moritz penthouse & Residences seluas 11 hektar. [cms]