inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Tes DNA Bisa Tentukan Kesuburan Wanita

Oleh: Liana Garcia
Kamis, 5 November 2009 | 20:45 WIB
INILAH.COM, New York - Tes DNA dapat memberitahu kapan seorang wanita dikatakan subur. Dengan memonitoring siklus biologis kesuburan mulai dari usia 18, dapat ditentukan berapa jumlah sel telur yang dapat dibuahi.

Jika hasilnya positif, maka wanita itu dapat segera membina rumah tangga atau memilih membekukan sel telurnya hingga usia 30 atau siap memiliki anak. Karena, dalam kenyataannya, banyak sel telur wanita yang kurang baik untuk dibuahi.

Penelitian Professor Norbert Gleicher, dari Pusat Penelitian Reproduksi di New York ini juga sekaligus menemukan gen baru yang diberi nama Fragile X. Gen ini mengindikasikan berapa banyak produksi sel telur wanita yang aktif. Dan berapa lama jumlah sel telurnya akan berkurang.

"Sampel penelitian diambil pada wanita berusia 18-20, di mana kami juga meneliti gen Fragile X yang dimilikinya dan membuat prediksi yang tepat kapan dia subur, meski wanita itu memiliki risiko sekalipun," kata Professor Norbert Gleicherseperti dikutip dari DailyMail.

Pada dasarnya, setiap perempuan dilahirkan dengan pasokan sel telur dan folikel terbatas di dalam ovarium mereka. Hanya sebagian kecil dari mereka yang memiliki sel telur matang dan siap dibuahi.

Sementara ukuran 'ovarium wanita' memiliki kapasitas tertentu. Seorang bayi perempuan yang baru lahir memiliki antara satu juta dan dua juta folikel, setelah remaja, ia akan memiliki hanya 400.000, dan pada umur 40-an hanya akan ada beberapa ratus sel telur.

Beberapa dokter kandungan mengatakan bahwa jumlah folikel yang tersisa di ovarium adalah petunjuk yang baik untuk mengetahui berapa lama seorang wanita subur. Kebanyakan jumlah sel telur wanita mengalami penurunan tajam setelah mereka berusia 35. Dengan adanya penelitian ini dapat diketahui pada usia berapa sel telur wanita layak dibuahi.

Karena berdasarkan penelitian yang telah berjalan, satu dari 10 perempuan menderita penuaan sel telur dan penurunan jumlah sel telur lebih cepat, meski mereka baru berusia 20. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa beberapa versi Fragile X terkait dengan menopause dini, hilangnya kesuburan sebelum usia 45.

Dr Gleicher juga menemukan bahwa gen juga dapat mengungkapkan apakah seorang wanita berada pada risiko penuaan dini ovarium. Dalam tes yang dilakukan pada 316 wanita, Gleicher menemukan hubungan yang kuat antara gen Fragile X dan jumlah sel telur yang matang dalam ovarium.

Dengan mempelajari pola DNA yang membentuk gen, dapat diketahui berapa kali DNA membentuk sel telur dan menghitung risiko semakin berkurangnya cadangan sel telur.

Rencananya, Gleicher akan memulai tes pada tahun depan untuk uji coba menemukan wanita yang berisiko tinggi. Jika hasil tes positif, mereka akan diberi tes untuk melindungi hormon sekaligus mengkonfirmasi jika sel telur mereka habis lebih cepat.

Para peneliti juga mengatakan bahwa penelitian perlu diulang dengan lebih banyak perempuan yang dimonitor selama beberapa tahun.

"Anda perlu semacam studi lanjutan apakah tes ini benar-benar meramalkan kejadian jangka panjang. Dan mengetahui dengan sel telur itu sehat atau tidak," kata Dr Stephanie Sherman, dari Emory University, Atlanta.

Sementara Dr Frank Broekmans, dari University Medical Centre di Utrecht di Belanda, menekankan bahwa perempuan mendapat kesempatan yang lebih kecil, karena tidak semua wanita memiliki cadangan telur, dan ini tantangan wanita untuk hamil.

Kebanyakan wanita mengalami menopause sekitar usia 50 ketika ovarium berhenti untuk memproduksi telur. Awal tahun ini, dokter kesuburan dari Inggris, Profesor Bill Ledger mengatakan perempuan harus cepat mengambil tes kesuburan minimal pada usia 30 untuk mengetahui dengan pasti siklus kesuburan sel telur mereka.

Bill Ledger telah mengembangkan tes darah yang dapat mengukur kadar hormon untuk mengukur jumlah sel telur yang terdapat dalam ovarium. Tapi, dengan tes gen terbaru ini, tes kesuburan dapat dengan mudah dan lebih cepat dilaksanakan. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.