Senin, 28 Mei 2012 | 23:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Penjualan Ringtone Anggodo Merebak
Headline
istimewa
Oleh:
web - Jumat, 6 November 2009 | 10:02 WIB
INILAH.COM, Solo - Penjualan nada dering telepon selular tentang rekaman pembicaraan Anggodo, adik koruptor Anggoro Widjojo mulai merebak di sentra telepon selular.

"Setelah rekaman diperdengarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (3/11), banyak permintaan dari masyarakat nada dering rekaman pembicaraan itu," kata seorang pedagang Plaza Singosaren Kota Solo Jawa Tengah, Donny, di Solo.

Ia mengaku, berinisiatif menjual suara rekaman itu menjadi nada dering telepon selular.

"Banyaknya permintaan mendorong kami mengunduh rekaman tersebut dari internet," katanya.

Ia mengaku, mendapatkan rekaman pembicaraan Anggodo dengan mantan Jaksa Agung Muda Intelejen Kejaksaan Agung, Wisnu Subroto, dari internet

"Sehari setelah diperdengarkan di MK, kami mulai menjual nada dering rekaman itu," katanya.

Rekaman pembicaraan Anggodo itu diduga terkait dengan rekayasa dalam perkara pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Sejak Rabu (4/11), katanya, sekitar sepuluh orang membeli nada dering tersebut.

"Kami juga menawarkan kepada pengunjung pusat perbelanjaan ini yang melintas di depan toko," katanya.

Pedagang lainnya, Sodiq, mengatakan, setiap hari rata-rata enam orang membeli nada dering tersebut di tokonya.

"Jumlahnya saya perkirakan akan bertambah, setidaknya dalam satu minggu ke depan," katanya.

Ia mengatakan, nada dering rekaman itu dijual seharga Rp10 ribu.

Rekaman pembicaraan itu diperdengarkan oleh Mahkamah Konstitusi pada Selasa (3/11), Anggodo diperiksa oleh polisi di Mabes Polri pada Rabu (4/11), dan oleh Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum Kasus Bibit-Chandra pada Kamis (5/11).

Anggodo Widjojo diduga berperan sebagai tokoh utama yang merekayasa kriminalisasi terhadap dua pimpinan nonaktif KPK, Bibit-Chandra.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
billy
Jumat, 6 November 2009 | 16:43 WIB
yaaaaaaaaaa anggodo sakit n dibawa keluar Kabareskrim . mau copy kisah Soeharto ya. yaaaaaaaaaa capek. bodoh amat! mboh sakarepmu! Pak SBY cepet tuntasin masalah ini donk. Anda dah dipilih rakyat Indonesia. berjuang donk pak lindungi bangsa dan negara Indonesia. jangan statements melulu. bosan pak. Anda kan sudah punya banyak titel dan berkuasa nomer satu di Indonesia. tendang aja tu manusia yang biadap. kasihani generasi penerus kita. antar mereka ke kehidupan beradab seperti bangsa2 beradab.
billy
Jumat, 6 November 2009 | 12:56 WIB
Sumpah demi apa bisa terucap dari mulut yang tidak bertulang. tetapi history tidak bisa dihapus. ohhh pilu!. penyesalan datangnya selalu terakhir hmmmmm. Tuhan yang memiliki hukuman telah menghadirkan cemetinya didalam jiwa pendosa saat didunia. dan di alam baka nanti hmmmmm tak terlukiskan. Demi Tuhan langit dan bumi cepatlah bertaubat dan cepatlah sadar bahwa keangkuhan dan kesombongn hanyalah pelengkap penderitaan. Tuhan sungguh benci yang namanya kesombongan. hmmmm rasain lo!peduli amat ma anak cucu cicit istri,lengkap lo!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.