INILAH.COM, Jakarta - PT Delta Dunia Petroindo Tbk (DOID) melakukan negosiasi untuk membuka suspensi sahamnya untuk dapat melakukan proses closing akuisisi PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA).
Hal itu dikatakan Corporate Secretary DOID, Ricardo Wirjawan kepada INILAH.COM Jumat (6/11). "Kita sedang melobi BEI untuk membuka suspensi saham supaya bisa closing," katanya.
Saham DOID disuspensi BEI sejak Rabu (4/11) sejak sesi I. Alasannya saham Delta Dunia akan dibuka di seluruh pasar dengan mempertimbangkan kecukupan informasi yang disampaikan perseroan terkait penawaran saham oleh salah satu pemegang saham perseroan kepada pembeli institusi tertentu. "Kalau belum bisa dibuka maka proses closing akan ditunda (pekan depan). Kita coba memenuhi semua informasi yang diminta bursa (BEI)," jelasnya.
Namun, Ricardo enggan menjelaskan soal tingkat harga dan prosentase yang disepakati dalam proses closing terhadap perusahaan kontraktor pertambangan batubara yang didirikan pada 1988 oleh keluarga Johan Lensa ini.
Inforamsi yang sempat beredar nilai akuisisi DOID terhadap 99% saham BUMA senilai USD 250 juta. DOID pun akan melunasi hutang BUMA sekitar USD 310 juta. Pendanaan rencana akuisisi ini diperoleh kombinasi dari pinjaman bank dan penerbitan surat hutang. Menurut manajemen DOID, BUMU termasuk kontraktor terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar 19% dan memiliki kontrak pertambangan jangka panjang. [hid]