INILAH.COM, Jakarta - Kepala Badan Pelakasana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Tubagus Haryono menjelaskan Jawa masih memerlukan penambahan pemasangan pipa penyaluran gas.
Adapun kekurangannya masih sekitar 600 km. Pipa transmisi gas di Pulau Jawa masih belum connect semua. Seharusnya pipa transmisi dari Gresik hingga Cilegon sudah terhubung semuanya, kekurangannya masih sekitar 600 kilometer, katanya.
Tubagus menambahkan pipa transmisi gas Pulau Jawa harus segera connect mengingat hampir 62% kebutuhan energi secara nasional ada di Jawa. Program gas kota kita masukan dalam rencana kerja 100 hari dari BPH Migas. Untuk itu kami berkolaborasi dengan dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi. Karena BPH Migas tidak boleh berbisnis, tidak boleh memiliki asset, makanya BPH Migas harus berkolaborasi dengan Ditjen Migas, kata Tubagus.
Rencananya pembangunan kota gas akan memanfaatkan dana APBN pemerintah, kemudian akan dikelolah oleh Pemerintah daerah.
Ia melanjutkan selain memasukkan program gas kota (city gas) BPH Migas akan mengutarakan pelayanan pendistribusian BBM bersubsidi kepada masyarakat. Intinya dalam rapat dengar pendapat (RDP) Senin besok dengan DPR Komisi VII, kami dari BPH Migas akan menjelaskan dua hal tersebut, katanya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !