INILAH.COM, Bergamo Duel minggu malam yang pasti akan menarik. Juventus bertandang ke Bergamo dan dua mantan rekan satu tim yang pernah menjadi pilar di I Bianconeri, Ciro Ferrara dan Antonio Conte akan saling berhadapan.
Dua pelatih muda ini sebelumnya juga bersaing untuk bisa duduk di bangku cadangan raksasa Turin, dan pada akhirnya Ferrar mendapatkan kesempatannya, meski sepertinya Conte hampir mendekati posisi tersebut.
Conte membawa Bari masuk ke jajaran elit musim lalu, tapi pada akhirnya tidak bertahan di Seri A. Dia menunggu kesempatannya dan ketika Atalanta memecat Gregucci, Conte akhirnya menduduki posisi sebagai pelatih Atalanta.
Setelah hasil positif, Atalanta kalah di Sardinia sepekan silam. Tentu saja menjamu Juve di kandang sendiri, menjadi undangan bagus bagi tifosi Atalantan.
Conte berjanji akan memberikan kejutan bagi bekas klubnya, tapi selama beberapa tahun terakhir, Juve menang mudah di Communale Bergamo. Sejauh mana kansnya, berikut analisa INILAH.COM:
Asianbookie.com, menempatkan Juventus sebagai kandidat kuat memenangi laga ini, apalagi catatan mereka mengesankan jika bertandang ke Bergamo. Demikian pula, kalangan petaruh juga menjagokan Juventus.
Laga ini menuai asian handicap : 0, dengan kata lain, Juventus bersiap-siap untuk pesta di Bergamo, meski bertindak sebagai tuan rumah, Atalanta tidak terlalu menjanjikan, pasalnya Juve tengah termotivasi menyusul kekalahan menyakitkan yang mereka tuai ketika menjamu Napoli 3-2 di Olimpico Turin.
Bari menuai posisi pertama di Seri A ketika ditangani Conte musim lalu, mereka bermain ofensif di kandang maupun saat bertandang dengan formasi 4-4-2, dimana Bari memiliki empat striker yang siap tampil.
Tapi tim membutuhkan ketajaman untuk itu, dan Conte tidak bekerja dengan tim ini sejak awal. Itulah sebabanya ada beberapa kemajuan dalam permainan Atalanta tapi itu masih belum cukup.
Setelah menuai kekalahan di Cagliari, Conte mengatakan, timnya harus bekerja keras seiring dengan berjalannya musim ini. Tim membutuhkan poin dan mereka memiliki kualitas untuk bertahan di papan tengah, tapi setelah start yang buruk, tim biasanya kehilangan kepercayaan.
Sejak Conte mengambilalih, Atalanta tidak terkalahkan di kandang, mereka menang atas Parma dan imbang melawan AC Milan dan Catania.
Di sisi lain, Juventus tidak tampil menggigit, tapi kemenangan yang dihitung, dan tiga poin menjadi laga besar menuju ke babak 16 besar Liga Champions ketika menghadapi Maccabi Haifa di Israel.
Kekalahan Bayer Munchen memuluskan jalan mereka, Juve hanya membutuhkan satu poin dan terhindar dari kekalahan saat melawan Munchen nanti. Kini, fokus mereka di pentas Seri A.
Juventus tertinggal tujuh poin di bawah Inter dan peluang meraih gelar Scudetto jauh lebih kecil. Mereka sudah membuat poin di kandang sendiri, sementara musim masih panjang, tapi Juve masih belum terlihat sebagai tim yang serius.
Mengatasi Sampdoria dan kemudian dikalahkan Napoli menjadi bukti jika raksasa Turin ini masih belum stabil. Tidak terlihat sebagai tim yang bisa mengancam Inter. Hal ini diperparah dengan banyaknya pemain yang cedera dan kabar bagusnya bagi tifosi Juve, Alessandro Del Piero sudah kembali.
Namun, Del Piero sepertinya akan duduk di bangku cadangan terlebih dahulu, Sissoko, Marchisiano, Vicenzo Iaquinta dan Amauri terkena sanksi larangan bertanding, jadi kali ini, Davis Trezeguet akan diturunkan sejak awal.
Selama beberapa tahun terakhir, Juventus selalu menyelesaikan pertandingan setelah satu jam bertanding tapi analisa kami, mereka akan menemui kesulitan. Di Haifa, mereka menunjukkan tim yang stabil di lini belakang, tapi Atalanta bisa mencetak gol di kandang.
Lalu, sarannya? Hindari bertaruh untuk tebak skor akhir, tawarannya terlalu rendah, dan kemungkinan akan menjadi laga yang ketat tanpa gol yang banyak. Laga seperti ini biasanya ditentukan dengan satu gol saja.
Juventus memainkan laga yang sama beberapa pekan lalu di Siena, dan ketika itu mereka menuai peruntungan dan kali ini mungkin kasusnya berbeda. Pilihan terbaik, pasang taruhan di bawah 2.5 gol.[-]