INILAH.COM, Milan Wesley Sneijder tidak hanya sekedar pindah dari Real Madrid ke Inter Milan, pemain Belanda itu ingin mempersembahkan berbagai gelar bagi Nerazzurri.
Terbuang dari Madrid, Sneijder kini menjadi bintang lapangan di Giuseppe Meazza. Bersama gelandang 25 tahun itu, Inter untuk sementara menjadi pemuncak Seri A dan penyisihan grup di Liga Champions.
Saya selalu siap memberikan 100 persen. Di Ajax (Amsterdam) mereka mengajari saya bahwa tim adalah yang utama lalu baru kemudian tiap-tiap pemain. Itulah aturannya dan itu adalah yang terbaik, ujar Sneijder.
Jelang pertandingan kandang Inter menghadapi AS Roma, Sneijder mengaku Il Lupi adalah lawan yang patut diwaspadai.
Saya tidak mengetahui seluruh tim, tetapi saya pernah melawan Roma ketika saya masih berada di Ajax beberapa tahun lalu. Melihat skuad mereka, ini akan menjadi pertandingan yang menyulitkan bagi kami, tutur Sneijder.
Berbicara mengenai Madrid, Sneijder berpendapat mantan timnya itu akan membutuhkan waktu untuk mampu tampil padu dengan berbagai bintang yang ada.
Anda bisa membel pemain tetapi Anda tidak dapat membeli tim. Chelsea telah melakukanhal yang sama beberapa tahun lalu dan mereka butuh waktu untuk menyatu, hal yang sama akan berlaku bagi Real Madrid, tukasnya.[nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !