Sabtu, 26 Mei 2012 | 06:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ilmuwan Bantah Mitos 2012 Akan Kiamat
Headline
telegraph.co.uk
Oleh:
web - Minggu, 8 November 2009 | 07:05 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta -Sebuah tim ilmuwan telah membongkar kepalsuan mitos ramalan Maya kuno tentang dunia yang akan berakhir pada tahun 2012.

Menurut laporan di National Geographic, mitos pertama dibantah oleh ilmuwan dengan menyebut kalender Maya tidak berakhir pada tahun 2012, dan orang Maya tidak menilai tahun itu sebagai akhir dunia.

Mitos kedua menyebut pada tahun 2012, benua akan tercerai dan menghancurkan peradaban. Dalam pandangan pendukung kiamat pada 2012, samudera yang terbelah akan membuat kota jadi laut, pohon palem didorong ke kutub, gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, dan bencana lainnya.

Para ilmuwan menolak scenario dramatis seperti itu, dan mengatakan bahwa bukti magnetik dalam batuan mengkonfirmasi bahwa bebatuan benua telah mengalami penataan ulang secara drastis, tapi proses itu memakan waktu jutaan tahun.

Mitos ketiga menyebut pengamat langit percaya 2012 akan dekat dengan "penyelarasan galaksi", yang akan terjadi untuk pertama kalinya dalam 26.000 tahun.

Kejadian itu ditakutkan memaparkan bumi pada kekuatan galaksi yang tidak diketahui dan mempercepat kiamat.

"Tidak ada kesejajaran galaksi pada tahun 2012, atau setidaknya tidak ada yang luar biasa," bantah David Morrison, ilmuwan senior NASA.

Dia menjelaskan penyelarasan terjadi pada setiap musim dingin solstice, ketika matahari seperti yang terlihat dari bumi, muncul di langit dekat dengan titik tengah Bima Sakti.

Mitos keempat menyebut Planet X yang misterius alias Nibiru, sedang pada jalur tabrakan dengan bumi, atau setidaknya mengganggu arah bumi.

Dikatakan tabrakan langsung akan memusnahkan bumi. Bahkan posisi sangat dekat bisa menghujani bumi dengan asteroid mematikan.

Tapi, menurut Morrison, "Tidak ada obyek di luar sana. Itu mungkin yang paling mudah untuk diucapkan. "

Mitos kelima adalah bahwa dalam beberapa skenario bencana 2012, matahari kita sendiri adalah musuh, karena menghasilkan letusan-letusan jilatan api mematikan, dan menyalakan panas di bumi.

"Ternyata matahari tidak sesuai jadwal," kata Morrison. "Kami berharap bahwa siklus ini mungkin tidak akan mencapai puncaknya pada tahun 2012, tetapi satu atau dua tahun kemudian," tambahnya.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.