Selasa, 29 Mei 2012 | 05:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Intel Lakukan Kecurangan Bisnis
Headline
istimewa
Oleh: Donny Andhika
web - Minggu, 8 November 2009 | 17:29 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Intel yang mendominasi pasar microchip komputer pribadi menghadapi gugatan hukum Federal atas ancaman ilegal yang digunakan untuk mendominasi penjualan microchip.

Pengadilan New York menuduh Intel melakukan "suap dan pemaksaan" untuk membuat produsen komputer membeli chip dari perusahaannya. Jaksa penuntut Andrew Cuomo mengatakan gugatan federal anti-persaingan dilayangkan pada Intel, setelah penyelidikan selama hampir dua tahun.

Intel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "keputusan untuk mengajukan gugatan terhadap kita salah".

Semakin cepat Intel ditindak, semakin cepat seluruh industri komputer dapat melanjutkan, kata Ed Black, ketua asosiasi industri komputer dan komunikasi.
.
Pada bulan Mei, Intel didenda US$ 1.5 miliar oleh otoritas persaingan Eropa. Perusahaan membantah dengan mengatakan tidak bersalah dalam kasus itu dan sekarang sedang dalam proses naik banding.

Cuomo mengatakan Intel, pembuat semikonduktor terbesar di dunia, telah terlibat dalam sebuah "kampanye sistematis yang ilegal di seluruh dunia". "Daripada bersaing dengan adil, Intel menggunakan penyuapan dan paksaan untuk memelihara cekikan di pasar," ia menambahkan.

"Tindakan Intel tidak adil bagi pesaing potensial, serta melukai konsumen yang merasa dirampok dengan mengatakan produk lebih baik dan harga yang lebih rendah."

Cuomo mengatakan rincian kasus terungkap dalam pertukaran email yang terjadi. Intel dituduh membayar jutaan dolar setiap tahunnya sebagai imbalan bagi pembuat komputer atas pembelian chip yang mereka lakukan. [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Rabu, 23 Februari 2011 | 08:52 WIB
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.