INILAH.COM, Milan - Davide Santon merasakan kerasnya persaingan di Seri A. Setelah bersinar musim lalu, bek masa depan timnas Italia itu lebih banyak menghuni bangku cadangan Inter Milan akhir-akhir ini.
Musim lalu, bek berusia 18 tahun itu banjir pujian dari sang pelatih, Jose Mourinho, yang tanpa ragu memainkannya pada pertandingan besar seperti melawan Manchester United dan AC Milan.
Tetapi musim ini tampaknya lebih sulit bagi Santon. Setelah tampil buruk melawan Palermo, ia tak pernah lagi diturunkan.
Santon kembali harus gigit jari saat Inter menjamu Roma, Senin dini hari (9/11), WIB, setelah namanya tidak tercantum dalam daftar pemain yang akan diturunkan Inter.
Hal serupa juga dialami pemain muda Inter lainnya, Mario Balotelli, musim lalu. Namun sang penyerang telah belajar dari kesalahannya. Kini Balotelli lebih sering diturunkan dan beberapa kali mencetak gol.
Santon sendiri jelas tidak senang dengan keadaan ini, menurut Tuttosport. Santon dikabarkan langsung meninggalkan tempat latihan begitu mengetahui namanya tidak tercantum dalam daftar pemain yang akan menghadapi Roma.
Presiden Inter, Massimo Moratti, dan direktur teknik, Marco Branca, telah berbicara kepadanya. Masa depan wonderkid Italia itu akan ditentukan pada bursa transfer Januari nanti. Santon sepertinya akan dipinjamkan ke klub yang lebih kecil yang dapat memberikan kesempatan bermain lebih sering.[boy]