INILAH.COM, Berlin Genap 20 tahun lalu, rakyat Jerman berdansa merayakan runtuhnya sebuah tembok yang membagi dua negara mereka. Kini, sebuah konser digelar untuk mengenangnya.
Dinding kegelapan itu kini terbuka dan kita semua melangkah melewatinya. Semua orang mendapatkan kesempatan untuk membangun sesuatu yang baru, sebuah kehidupan baru yang layak mereka semua jalani, ujar Kanselir Jerman Angela Merkel, seperti dikutip BBC, Senin (9/11).
Pekan ini, sebuah konser yang menampilkan musik karya komposer Jerman Ludwig van Beethoven dan bank rock kelas dunia, Bon Jovi, akan tampil di lokasi itu. Seribu lilin dinyalakan sepanjang rute dinding yang menewaskan 136 orang yang berusaha menyebranginya pada 1961-1989.
Pada 9 November 1989, rakyat Jerman merayakan kemenangan atas runtuhnya dinding yang membuat negara itu terbagi dua, Jerman Barat dan Jerman Timur. Tak ada lagi polisi dan penjaga yang mengawasi dengan ketat, mengancam siapapun yang berani melewati batas.
Dinding sepanjang 155 kilometer dijatuhkan oleh warga yang kemudian berpesta pora selama empat hari hingga 12 November 1989. Hanya ada sisa dari pagar yang dibangun komunis pada saat Perang Dingin itu dan kini dipamerkan di museum atau dibiarkan sebagai memorial bagi warga. [vin]