Senin, 28 Mei 2012 | 18:43 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kasus Century Lebih Mengerikan
Dukungan Bibit-Chandra Gembos
Headline
Chandra-Bibit - inilah.com /Agus Priatna
Oleh:
web - Senin, 9 November 2009 | 07:32 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Beberapa kelompok aktivis pro reformasi mulai menggeser agenda. Mereka tidak lagi mendorong dukungan pada Bibit-Chandra. Tapi, mendesak agar kasus Century segera diungkap.

Rencananya, hari ini, Senin (9/11) sekitar pukul 10.00, para aktivis pro reformasi akan mendatangi KPK. Mereka mendesak agar lembaga itu untuk segera mengungkap kasus Century.

Persoalan Bibit-Chandra, dianggap sudah masuk ke ranah hukum. Yang diperlukan adalah agar kasus Bibit-Chandra segera dibawa ke pengadilan. Di situ bisa dibuktikan tentang kebenaran klaim-klaim yang selama ini menjadi titik perseteruan antara KPK-Polri.

Ditambah lagi, saat ini ada Tim 8 yang sudah melakukan berbagai verifikasi terhadap kasus Bibit-Chandra dan konflik kepentingan antara KPK dan Polri.

Menurut informasi, target para aktivis ini adalah pengungkapan kasus Century yang disinyalir melibatkan banyak kekuatan politik besar di republik ini. Bibit-Chandra hanya target antara, yang juga dimobilisasi untuk mengalihkan isu century.[ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
CAHYO B
Selasa, 10 November 2009 | 06:01 WIB
Sebagai langkah praktis dan efisien, dukungan terhadap Bibit tdak perlu diupayakan lagi, karena sudah ada TIM 8 yg jelas sudah mengarah pada rekomendasi penghentian kasus Bibit-Chandra. Jadi bukan gembos, tapi bannya sudah tidak dipakai lagi. Disimpan saja. Agar bisa disimpan, ban harus dalam keadaan kempes.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.