Sabtu, 26 Mei 2012 | 16:38 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pencurian Hasil Laut Beredar di FB
Headline
istimewa
Oleh:
web - Senin, 9 November 2009 | 20:23 WIB
INILAH.COM, Makassar Kabar penjarahan hasil laut taman nasional (TN) Takabonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan beredar luas di situs jejaring sosial Facebook.

Seorang pengguna Facebook, Andi Aisyah (35), dalam catatannya mengaku menerima SMS melalui kawannya dan mengabarkan oknum aparat kepolisian yang bertugas di Bajoe dilaporkan membekingi pengambilan bambu laut dan akar bahar di kawasan konservasi Takabonerate.

Bahkan, kabarnya oknum petugas tersebut diduga telah menjarah hasil laut yang terdapat di daerah pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulsel.

Dilaporkan juga bahwa pihak Jagawana (Penjaga Kawasan Kehutanan) di sekitar taman laut Takabonerate tidak bisa berbuat banyak, akibat keterbatasan personel dalam melakukan pengawasan.

Sejumlah pengguna layanan jejaring sosial itu mulai memberikan komentar dan menyesalkan adanya dugaan penjarahan yang melibatkan oknum polisi itu.

Hal itu seperti yang disampaikan Rul Amirullah Tahir yang mendesak pihak-pihak terkait mengusut dugaan penjarahan hasil laut itu.

"Polisi dan Dinas terkait harus turun tangan mengawasi, percuma promosi festival Takabonerate kalau sumberdaya laut habis dicuri. Ini isu internasional, pemkab, pemprov, Menteri Kelautan harus responsif," demikian ungkap Rul dalam posting di Facebook.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Noer
Senin, 9 November 2009 | 20:37 WIB
sikat habis pencuri dan perusak kekayaan Indonesia
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.