Selasa, 29 Mei 2012 | 02:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Emak Ingin Naik Haji
Sulitnya Menunaikan Ibadah Haji
Headline
istimewa
Oleh: Supriyanto
web - Senin, 9 November 2009 | 14:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Gambaran kesedihan Emak yang sulit mewujudkan keinginannya beribadah haji. Ironinya banyak orang dengan mudah berkali-kali naik haji. Lantas apakah Emak naik haji?

Cerita berawal dengan kesedihan seorang wanita tua (Emak) yang tidak mampu mengumpulkan uang untuk berangkat menunaikan ibadah haji sangat mendominasi. Sementara anaknya, Zein, merasa menjadi pecundang seumur hidup karena tidak bisa mewujudkan mimpi Emaknya.

Emak (Atiek Canser) adalah wanita usia lanjut yang sabar, tulus, dan penuh kebaikan hati. Seperti umat Islam lainnya, ia sangat ingin menunaikan ibadah haji. Sayangnya, ia tidak memiliki biaya untuk mewujudkan rukun Islam kelima itu.

Emak sehari-hari berjualan kue. Sementara anaknya yang duda, Zein (Reza Rahardian) menjadi penjual lukisan keliling. Kondisi ekonomi itu pada kenyataannya membuatnya sulit untuk mewujudkan keinginannya untuk naik haji. Walaupun begitu, ia tidak putus asa. Ia tetap mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk disetorkan ke tabungan haji di bank.

Zein yang melihat kegigihan Emak, berusaha dengan berbagai cara untuk dapat mewujudkan keinginan itu. Tapi, keterbatasannya sebagai
penjual lukisan keliling, serta masalah-masalah yang diwarisinya dari perkawinannya yang gagal, menyebabkan Zein hampir putus asa.

Kenyataan itu semakin miris dan ironis, karena tetangga Emak yang kaya raya sudah beberapa kali menunaikan haji. Belum lagi pergi umroh. Belum lagi di tempat lain ada orang berniat menunaikan haji hanya untuk kepentingan politik. Sementara buat Emak, naik haji itu merupakan panggilan Tuhan.

Bahagianya, keinginan begitu besar dari seorang penjual kue yang tinggal di pinggiran Jakarta itu membuat keluarga kaya (Dedy Petet dan Ninik L. Karim) terketuk hatinya.

Apakah itu jalan bagi Emak untuk mewujudkan keinginannya berhaji? Atau malah Zein, anak sematang wayangnya yang akan memberangkatan hajinya ke tanah suci Mekkah?

Jawabannya, tonton film yang berkisah tentang ketulusan hati dan kerinduan kepada Tuhan, serta kecintaan luar biasa seorang anak kepada ibunya.

Refrensi saja, Meski dibuat dengan biaya minim, produser Emak Ingin Naik Haji, Putut Widjanarko, meyakinkan bahwa film ini tak kalah berkualitas dengan dua film sebelumnya, Laskar Pelangi dan Garuda Di Dadaku.

Keunggulan Emak Ingin Naik Haji adalah tema sosial yang mengangkat kehidupan sehari-hari masyarakat. Lebih khususnya, Emak Ingin Naik Haji menyentil fenomena sosial keluarga muslim yang hidup berkecukupan dan dapat berkali-kali naik haji, sementara banyak keluarga muslim lain yang tak mampu menunaikan rukun Islam kelima tersebut, sebelumnya bahkan harus bersusah
payah menabung bertahun-tahun untuk mewujudkan impiannya pergi haji.

Pemain: Atik Kanser, Reza Rahadian, Didi Petet, Niniek L Karim, Ayu Pratiwi, Henidar Amroe, Ustad Jeffry Al Bukhori

Sutradara: Aditya Gumay

Penulis: Adenin Adlan, Aditya Gumay

Produser: Putut Widjanarko, Adenin Adlan

Produksi: Mizan Productions & Smaradhana Pro
[aji]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.