inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
IHSG Sesi Pertama

Saham Astra Imbangi BUMI

Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Asteria
Senin, 9 November 2009 | 12:57 WIB
INILAH.COM, Jakarta Perdagangan paruh pertama awal pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau stagnan. Penguatan saham Astra mengimbangi dominasi negatif saham BUMI dan DOID.
Pada perdagangan Senin (9/11) sesi siang, IHSG naik tipis 0,228 poin (0,01%) ke level 2.395,334 dan indeks LQ 45 naik 0,172 poin (0,04%) ke level 470,408.
Perdagangan berjalan lambat, dengan volume transaksi tercatat 1.363 juta lembar saham, senilai Rp 1,215 triliun dan frekuensi 29.901 kali. Sebanyak 50 saham naik, 83 saham turun dan 62 stagnan.
Sektor perdagangan memimpin penguatan bursa dengan naik 1,6%, disusul sektor aneka industri yang naik 1%, konsumsi 0,9%, perkebunan dan manufaktur 0,6% dan finansial naik 0,08%. Sedangkan sektor infrastruktur terpantau turun 1,11%, disusul sektor properti 0,9%, tambang 0,5% dan industri dasar yang merosot 0,04%
Saham dari grup Astra berada di jajaran top gainer, seperti PT Astra International (ASII) yang naik Rp450 menjadi Rp30.800, PT United Tractor (UNTR) naik Rp500 ke Rp 15.500, dan PT Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 350 ke Rp 22.200.
Penguatan mengimbangi dominasi transaksi negatif saham PT Bumi Resources (BUMI) dan PT Delta Dunia Petroindo (DOID). BUMI yang turun Rp 25 menjadi Rp 2.300, mencatatkan nilai transaksi Rp318 miliar, atau 26,2% dari total perdagangan siang ini. Sedangkan DOID yang mengkontribusi 10,3% dari total perdagangan, dengan nilai transaksi Rp125 miliar, melemah Rp30 ke Rp1.570.
Tim riset Indo Premier Securities mengatakan, IHSG masih berpotensi ditutup di zona positif, meski perlahan. Volume yang tipis menjadi kendala untuk naik pesat. Sedangkan secara teknikal, IHSG terpantau mulai meninggalkan posisi sidewaysdi kisaran 2.315-2.380. IHSG pekan ini akan bergerak antara level 2.360-2.415, ungkap riset yang dipublikasikan Senin (9/11).
Di tengah minimnya sentimen, beberapa saham yang masih menarik antara lain Telekomunikasi Indonesia (TLKM), PT International Nickel Indonesia (INCO), PT Aneka Tambang (ANTM), PT TB Bukit Asam (PTBA), PT Semen Gresik (SMGR) dan PT Indofood (INDF).
Pekan ini Wall Street akan dibanjiri laporan keuangan beberapa emiten retail seperti Wal-Mart, JCPenney dan Macy. Kinerja ini cukup penting karena akan menunjukkan potensi kinerja di masa mendatang.
Selain itu juga akan keluarnya indikator pengeluaran konsumsi, untuk mengetahui kondisi daya beli masyarakat. Namun Wall Street akan libur pada Rabu (9/11) lusa untuk merayakan hari Veteran, paparnya.
Pekan lalu, investor tertuju pada Wall Street terkait kebijakan Fed Reserve mengenai tingkat bunga yang dipertahankan di level 0-0,25% untuk masa yang lebih lama. Angka pengangguran Oktober juga lebih tinggi ketimbang September. Kendati demikian, sebagian investor memandang positif naiknya angka pengangguran tersebut, Karena indikasi membaiknya kondisi ekonomi adalah melonjaknya angka pengangguran, ulasnya.
Di sisi lain, Henan Putihrai Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak mixed dengan kecenderungan naik. Menguatnya nilai tukar rupiah, di tengah melemahnya harga komoditas global, diperkirakan akan membuat investor melakukan aksi beli selektif. Indeks hari ini akan bergerak pada kisaran 2.353/2.374 2.410/2.424, ungkapnya.
Dilihat dari sisi teknikal, khususnya menggunakan candlestick chart, IHSG dengan menggunakan data mingguan membentuk pola hammer. Secara teoritis pola ini mengindikasikan bullish after significant downtrend.
Jika indeks menguat, maka target kenaikannya adalah resistance I dan II hari ini serta berikutnya level 2.532. Namun apabila indeks tidak sanggup bertahan maka target penurunannya adalah support I dan II hari ini dan berikutnya level 2.273 yang merupakan level 23,6% dari pullback fibonacci retracement. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.