INILAH.COM, Jakarta - Kementrian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional (Meneg PPN)/Bappenas memperkirakan belanja negara pada tahun 2014 akan mencapai Rp1.700 triliun.
Demikian disampaikan Sekretaris Meneg PPN/ Sekretaris Utama Bappenas Syahrial Loetan usai jumpa pers di kantornya, Senin (9/11). "Pada akhir tahun RPJPN (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2014) mungkin belanja negara kita sudah Rp1.700 triliun," ujarnya.
Syahrial menjelaskan, hal tersebut terkait dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi (PE) pada tahun yang sama telah berada pada level 7%. "Sekarang belanja APBN untuk K/L sudah Rp 1000 triliun lebih. Katakanlah kalau pertumbuhan ekonomi 7 persen, paling gak kan berkorelasi dengan nilai itu," ujarnya.
Berdasarkan siaran pers Meneg PPN / Bappenas, pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat mencapai rata-rata 6,3-6,8% per tahun dengan catatan bahwa pada tahun 2013 mencapai 7%, dan pada tahun 2014 minimal 7%.
Pencapaian PE tersebut menurut Syahrial, akan bisa dicapai apabila ditunjang dari sektor investasi hingga 80%.
Sedangkan terkait fluktuasi minyak yang akan berpengaruh pada asumsi makro, Meneg PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menyatakan pihaknya telah menyiapkan tiga skenario untuk menghadapinya. "Bappenas
selalu siapkan 3 skenario, rendah, menengah, dan tinggi. Ada perhitungan masing-masing. Teknisnya kita koordinasi dengan depkeu (departemen keuangan)," ujarnya pada kesempatan yang sama. [mre/hid]