INILAH.COM, Jakarta - Menteri ESDM Darwin Sahedy Saleh mengatakan dalam menyelesaikan masalah senoro, pemerintah memperhitungkan supaya proyek tersebut berjalan.
"Pada prinsipnya pemerintah lebih memperhitungkan bagaimana supaya proyek ini jalan. Pemenuhan kebutuhan domestik mutlak dilakukan namun harus memperhitungkan bagaimana supaya proyek ini tetap jalan," kata menteri ESDM Darwin Z Saleh di Jakarta, Senin (09/11).
Sementara itu Direktur Jenderal Minyak da Gas Bumi Evita Legowo mengatakan pihaknya tengah melakukan evaluasi menelaah kesiapan pembeli domestik gas senoro. "Kalau pembeli domestik bisa membeli gas senoro, kami perhitungkan bagaimana pendanaan proyek. Kita akan lihat mana yang terbaik, kami tetap prioritas domestik tetapi tidak hanya dari konsumen tetapi juga di sisi pendanaan harus siap dulu," katanya.
Evita menambahkan, untuk pembeli domestik rencananya menyerap 211 mmscfd. Namun sampai sekarang harganya belum tuntas. "Harganya belum tuntas minggu ini rapat lagi.domestik minta US$ 4 per mmbtu plus premium kalau produsen US$5,8 per mmbtu," katanya. [hid]