Minggu, 27 Mei 2012 | 09:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Saham Regional Menguat
G20 Sulap Bursa Asia
Headline
Alistair Darling - istimewa
Oleh: Asteria
web - Senin, 9 November 2009 | 20:47 WIB
INILAH.COM, Jakarta Bursa Eropa dan Asia serta indeks futures AS menguat, setelah G20 menyetujui upaya mempertahankan stimulus. Juga adanya penawaran Axa SA dan AMP Ltd membeli Axa Asia Pacific Holdings Ltd.
Semua hal yang mendukung itu positif, ujar Bruno Ducros, fund manager di CamGestion, Paris. Menurutnya, paket stimulus merupakan elemen krusial, sebagai jalur penting, hingga konsumen mulai berbelanja lagi. Hal ini sangat dibutuhkan sehingga tidak terjadi kontraksi ekonomi.
Kanselir Inggris, Alistair Darling selaku tuan rumah G20 mengatakan forum tersebut mendukung berlanjutnya stimulus ekonomi. Selain mempertahankan suku bunga rendah dan mempertahankan defisit anggaran hingga pemulihan berjalan.
Sedangkan harga emas untuk pengiriman segera mencapai harga tertingginya di US$1,107.91 per ons, seiring pelemahan dolar AS. Hal ini mengindikasikan aksi investor memburu emas sebagai aset penyimpan nilai. Dolar anjlok di tengah harapan pinjaman berbiaya rendah di AS. Sedangkan harga minyak naik akibat badai yang menggangu produksi di Teluk Meksiko.
Langkah mempertahankan stimulus akan membantu mendukung rally lebih lanjut dalam ekuitas dan komoditas, walaupun belum tentu itu hal yang positif," ujar Pauline Dan, kepala investasi Samsung Investment Trust Management Hongkong, yang mengawasi aset senilai US$100 miliar.
Ini berarti perekonomian tidak pulih pada kecepatan yang diinginkan. AS, misalnya, tidak benar-benar memiliki pilihan selain menjaga kelonggaran kebijakan moneter.
Saham Axa Asia Pacific Holdings Ltd., perusahaan asuransi terbesar Prancis di Australia, melambung 33%, tertinggi dalam lima bulan di bursa Sydney. Hal ini terjadi setelah perseroan menolak tawaran akuisisi AU$ 11 miliar (US$10,1 miliar) dari induk usaha Axa SA dan wealth manager AMP Ltd. Allianz SE, asuransi terbesar Eropa.
AMP yang berbasis di Sydney berencana membeli Axa Asia Pacific, dengan tetap mempertahankan divisi Australia dan Selandia Baru. Namun, divisi Asia dijual ke Axa SA yang berbasis di Paris senilai AU$7,7 miliar (US$7,1 miliar).
Penolakan itu menyebabkan Axa SA merosot 1,5% menjadi 16.64 euro di Paris. Sedangkan Allianz naik 5,3% menjadi 83,49 euro, intraday terbesar sejak 18 Mei. Tanpa memfaktorkan penjualan Bank Dresdner, pendapatan kuartal ketiga ini naik menjadi 1,32 miliar euros, mengalahkan estimasi analis.
Indeks Dow Jones Stoxx 600 naik 1,7% menjadi 245,12 di London. Indikator saham Eropa ini menguat selama 4 hari berturut-turut, dengan kenaikan terlama hingga hampir 2 bulan.
Sedangkan indeks futures Standard & Poors 500 naik 1,1% dan indeks MSCI Asia Pacific Index rally 1%. Adapun indeks S&P/ASX 200 rally 1,8%, didukung oleh kinerja Bank Commonwealth Australia, yang mencatatkan laba AU$1,4 miliar ($1,3 miliar) pada kuartal pertama.
Perusahaan-perusahaan yang sudah lolos dari krisis, tentu menghasilkan laba. Mereka mencari cara untuk melipatgandakan dananya, ujar Angus Gluskie, yang mengawasi US$300 juta di White Funds Management Pty, Sydney, termasuk saham AMP dan Axa Asia Pacific.
Di bursa saham China, indeks komposit Shanghai ditutup naik 11,5 poin (0.4%) menjadi 3.175,58. melanjutkan kenaikan sepanjang pekan lalu sebesar 7,3%. Sedangkan indeks Shenzhen naik 0,6% menjadi 1.130,57.
Penguatan dipicu saham produsen baja. Saham seperti Baoshan Iron & Steel naik 1,7% menjadi CNY7,38 dan Wuhan Iron & Steel naik 1% pada CNY7,88. Pelaku pasar saat ini masih mencermati data output industrial China.
Penguatan di China memberi sentimen positif pada bursa Hong Kong. Indeks Hang Seng naik 377,83 poin (1,73%) pada 22.207,55. Hal ini didukung penguatan sektor finansial setelah Moody mengubah rating outlook menjadi positif dari stabil pada beberapa saham seperti ICBC, CCB, Bank of China, HSBC dan Hang Seng Bank dan China Life.
Sedangkan bursa saham Jepang berhasil menguat terbatas, setelah sebelumnya dibuka melemah. Hal ini dipicu saham perusahaan asuransi dan stabilnya pergerakan yen di atas level Y90. Saham Tokio Marine naik 4,3% ke Y2,445, Mitsui Sumitomo Insurance Group Holdings naik 8,6% pada level Y2.275 dan Citizen Holdings naik 7,8% ke Y526.
Indeks Nikkei ditutup naik 19,64 poin (0,2%) ke level 9.808,99 dan indeks Topix turun 3,34 poin (0,4%) ke level 870,67. Kontrak Nikkei 225 futures Desember di Osaka Securities Exchange naik 20 poin (0,2%) ke level 9.800. Pelaku pasar menunggu data Jepang machinery orders.
Indeks Kospi di bursa saham Korea ditutup naik 4,33 poin (0,3%) ke level 1.576,79 dengan volume perdagangan kecil. Penguatan dipimpin saham perusahaan teknologi, seperti Samsung Electronics yang naik 0,3% ke KRW724.000, Hynix Semiconductor naik 3,9% ke KRW19.800. Demikian juga saham finansial seperti Shinhan Financial Group yang naik 1,2% ke level KRW46.200. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.