INILAH.COM, Jakarta - Pada pekan ini IHSG diperkirakan masih akan mengalami penguatan dengan kisaran 2.341-2.435. Saham yang menjadi pilihan seperti BUMI, ANTM, BBCA, INCO, BDMN, SGRO, JSMR, HEXA dan KAEF.Hal itu dikatkaan analis saham Reliance Securities, Gina Novrina Nasution di Jakarta kemarin. "IHSG pekan ini masih mengindikasikan potensi penguatan meskipun dalam jangka pendek belum di pola bullish," katanya.
Saham-saham pilihan seperti saham Bakrie & Brothers (BNBR) pada pekan ini diperkirkaan masih akan mengalami technical rebound di kisaran 84-115 dengan rekomendasi beli. Pada pekan lalu saham BNBR melemah 5,1%. Untuk saham Bumi Resources (BUMI) pada perdagangan pekan ini diperkirakan dapat terjadi technical rebound di kisaran 2.150 -2.600 dengan rekomendasi beli. Pada pekan lalu saham BUMI melemah 2,1%.
Saham Aneka Tambang (ANTM) pada perdagangan pekan ini diperkriakan masih akan menguat di kisaran 2.100 - 2.625 dengan rekomendasi beli. Pada pekan lalu saham ANTM menguat 2,2%. Untuk saham Bakrie Telecom (BTEL) diprediksi mengalami penguatan di kisaran 110-135 dengan rekomendasi beli. Pada pekan lalu saham BTEL mengalami techincal rebound 6,19%.
Untuk saham Bank Central Asia BBCA) pada perdagangan pekan ini diperkriakan masih dalam mengalami penguatan di kisaran 4.575-4.925 dengan rekomendasi beli. Pada perdagangan pekan lalu saham BBCA naik 3,2%. Saham International Nickel Indonesia (INCO) pada perdagangan pekan ini berpotensi terjadi technical rebound di kisaran 3.850-4.250 dengan rekomendasi beli. Pada perdagangan pekan lalu saham INCO melemah 1,2%.
Saham Holcim Indonesia (SMCB) pada perdagangan pekan ini diperkirkaan masih akan menglaami pelemahan di kisaran 1.520-1.650 dengan mengindikasikan pergerakan sideway dalam jangka pendek dengan rekomendasi jual. Pada perdagangan pekan lalu saham SMCB melemah 2,4%.
Untuk saham Indofood Sukses Makmur (INDF) pada perdagangan pekan ini diperkirakan masih akan melemah di kisaran 2.800-3.175 jika keluar dari area overbought yang direkomendasikan jual. Pada pekan lalu saham INDF mengalami pelemahan 0,8%. Sedangkan saham Bank Danamon (BDMN) pada perdagangan pekan ini berpotensi menguat di kisaran 4.350-4.725 dengan rekomendasi beli. Dalam jangka pendek saham BDMN masih dalam pola trend bullish.
Saham Indah Kiat Pulp& Papers (INKP) pada perdagangan pekan ini aman mengalami pelemahan lagi di kisaran 1.650-1.820 dengan rekomendasi jual. Pada jangka menegah saham INKP masih berada di pola trend bullish. Pada pekan lalu saham INKP melemah 4,4%.
Untuk saham Sampoerna Agro (SGRO) pada perdagangan pekan ini diperkirakan mengalami penguatan di kisaran 2.225-2.550 dengan rekomendasi beli. Dalam jangka menengah saham SGRO masih berada di pola trend bullish. Pekan lalu saham SGRO mengalami penguatan 2,17%. Saham Jasa Marga (JSMR) pada perdagangan pekan ini diperkirakan kan bergerak sideway dengan kisaran di 1.750-1.890 yang mengindikasikan pergerakan mendatar sehingga dalam jangka pendek memasuki pola trend bullish. Pada perdagangan pekan lalu saham JSMR menguat 2,2%.
Saham Indocemen Tunggal Prakasa (INTP) pada perdagangan pekan ini diperkirakan masih akan mengalami penguatan di kisaran 10.650-13.200 dengan rekomendasi beli. Pada jangka menengah saham INTP masih dalam pola trend bullish. Saham INTP pada perdagangan pekan lalu mengalami penguatan 6,7%.
Untuk saham Hexaindo Adiperkasa (HEXA) pada perdagangan diperkirakan pekan ini masih menguat di kisaran 2.750-3.100 dengan rekomendasi beli. Dalam jangka menengah saham HEXA dalam pola trend sideway. Pada pekan lalu saham ini menguat 1,7%. Saham Kimia Farma (KAEF) pada perdagangan pekan ini diperkirakan mengalami technical rebound di kisaran 126-135 dengan rekomendasi beli. Dlaam jangka menengah saham KAEF masih dalam pola trend bullish. Pekan lalu saham ini mengalami pelemahan 5,1%. [hid]