Sabtu, 26 Mei 2012 | 16:39 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Diprotes, Uji Coba NASA pada Monyet
Headline
istimewa
Oleh: Donny Andhika
web - Selasa, 10 November 2009 | 13:22 WIB
INILAH.COM, Jakarta- Kelompok PCRM meluncurkan protes yang meminta masyarakat untuk memberitahu administrator NASA Charles Bolden untuk menghentikan eksperimen lembaga itu.

"Eksperimen radiasi yang melibatkan primata biasanya berujung pada pengendalian dan prosedur lain yang kejam," klaim Physicians Committee for Responsible Medicine (PCRM).

"Seperti primata lainnya, monyet sangat cerdas dan mempunyai ikatan keluarga yang kuat, menunjukkan empati, serta yang paling penting dapat merasakan penderitaan."

PCRM menggambarkan dirinya sebagai kelompok dokter dan orang awam yang bekerja sama untuk praktek medis, penelitian, dan promosi kesehatan yang efektif dan penuh kasih sayang.

Meskipun terdapat kesamaan antara primata dan manusia dalam rangka untuk mendapatkan hasil penelitian, organisasi tersebut menegaskan bahwa secara genetik, fisiologis, dan perbedaan anatomis spesies akan membatasi hasil kesimpulan studi.

Kelompok PETA (People for the Ethical Treatment of Animals) juga mempermasalahkan ujicoba monyet dengan radioaktif.

PETA menulis dalam posting blog, meskipun monyet NASA dijamin tidak akan terbunuh, mereka pergi ke tempat di mana percobaan radiasi sebelumnya telah menyebabkan monyet menderita kanker fatal, termasuk tumor otak."

PETA mengatakan sudah mengirim surat ke NASA memprotes percobaan minggu lalu, tapi belum mendapat balasan dari lembaga ruang angkasa AS itu.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.