INILAH.COM, Jakarta - Pelaksanaan Penawaran Saham Umum Terbatas (PUT) PT Bank Agroniaga Tbk (AGRO) sekitar Rp104,06 miliar diharapkan bisa membuka suspensi saham Bank AGRO di Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Bursa akan mempertimbangkan pembukaan suspensi apabila pelaksanaan rights issue telah dilaksanakan. Dengan rights issue ini akan meningkatkan likuiditas saham di bursa," ujar Corporate Secretary Bank AGRO Hikmawan Nur Kustoma, seusai RUPSLB bank AGRO Senin, (9/11).
Ia menambahkan, dalam peraturan Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) penerbitan saham baru tersebut harus diperdagangkan di bursa. Pihaknya pun berharap PUT ini dapat diserap oleh publik sehingga bursa akan mengaktifkan kembali saham bank AGRO. Manajemen bank AGRO pun sudah menyampaikan maksud tersebut kepada BEI. "Saham kita disuspensi karena merger Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Kita berharap bursa akan mempertimbangkan kembali membuka perdagangan saham kita," jelas Hikmawan.
Bank AGRO menyebarkan saham ke publik sekitar 3,9%. Bila rights issue tidak diambil oleh pemegang saham maka saham terdilusi bisa mencapai 30,25% dengan ada tambahan waran menjadi 39,23%. Selain itu dengan adanya PUT ini modal perseroan pun akan bertambah dari Rp241,31 miliar menjadi Rp345,37 miliar. Seperti diketahui, saham bank AGRO disuspen sejak 2007. [hid]