INILAH.COM, Jakarta - IHSG
pada sesi I perdagangan Selasa (10/11) ditutup naik 0,4 poin (0,02%) ke level 2.406,83 yang tetap bertahan di zona positif meskipun pasar sepi. Hal itu dikatakan analis saham Bhakti Securities, Reza Nugraha kepada
INILAH.COM Selasa (10/11). "Indeks masih positif karena Wall Street masih positif, pasar cenderung menunggu sentimen positif sehingga perdagangan masih sepi," katanya.
Pergerakan saham hanya dipengaruhi prospek masing-masing emiten sebab IHSG sudah berada di level yang tinggi. Bahkan investor asing pun melakukan diversifikasi instrumen investasi di instrumen surat utang atau obligasi.
Volume perdagangan mencapai 1,7 miliar unit saham senilai Rp1,3 triliun dengan 63 saham naik, 108 saham turun serta 50 saham stagnan. Untuk LQ45

naik 0,16 poin ke 472,87 dan Jakarta Islamic Index (JII)

naik 0,3 poin ke 389,99.
Untuk saham-saham yang naik antara lain Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) naik Rp700 ke Rp5.700, Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp250 ke Rp23.550, Astra International (ASII) naik Rp200 ke Rp31.800, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp150 ke Rp22.350, Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) naik Rp125 ke Rp2.200, Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik Rp100 ke Rp8.750, PP London Sumatera (LSIP) naik Rp100 ke Rp7.750, Semen Gresik (SMGR) naik Rp100 ke Rp7.450.
Sedangkan untuk saham-saham yang turun antara lain Alfa Retalindo (ALFA) turun Rp300 ke Rp2.800, United Tractors (UNTR) turun Rp250 ke Rp15.450, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp100 ke Rp7.350, Goodyear Indonesia (GDYR) turun Rp100 ke Rp9.600, Bumi Resources (BUMI) turun Rp75 ke Rp2.225.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !