inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

BEI Minta Penjelasan Obligasi APOL

Headline
Eddy Sugito
Oleh: Agustina Melani
Selasa, 10 November 2009 | 13:57 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah meminta penjelasan kepada PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) seputar potensi gagal bayar obligasi dolar APOL.

Hal itu disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito, Selasa (10/11). "BEI sudah minta penjelasan tetapi mereka belum beri jawaban," kata Eddy.

Eddy menambahkan, BEI meminta konfirmasi seputar potensi gagal bayar obligasi dolar APOL, kondisi perseroan mereka, dan mengenai konfirmasi pemberitaan di media massa. "Kita berencana mau panggil mereka. Sebelumnya pernah diskusi mengenai MTN beberapa bulan lalu, tim kita pernah minta penjelasan mereka," ujar Eddy.

Seperti diketahui, perusahaan pemeringkat Fitch Rating dalam keterangannya menurunkan peringkat obligasi Arpeni dalam dolar AS yang akan jatuh tempo pada 2013 dari B- ke CCC. Peringkat pengembalian Arpeni tetap pada RR5. Semua peringkat ditempatkan pada rating watch negative. Aelainitu, Fitch menurunkan peringkat mata uang asing dan mata uang lokal Arpeni dari B ke B- dan peringkat nasional jangka panjang dari BBB+(idn) ke BBB-(idn). Kupon obligasi Arpeni pun seharusnya dibayar pada 3 November 2009.

Tetapi Arpeni belum merealisasikan pembayaran. Obligasi tersebut senilai US$ 160 juta lalu perseroan melakukan buyback sebesar US$ 19,15 juta sehingga menjadi US$ 140,85 juta. Pada laporan keuangan Juni 2009 memiliki kas US$ 70 juta. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.