INILAH.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) belum mendapatkan keterbukaan informasi mengenai penjualan saham mobile-8 ke Smart Telecom.
Hal itu disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan BEI Eddy Sugito, Selasa (10/11). "kita belum dapat keterbukaan dari mereka," kata Eddy.
Lebih lanjut Eddy mengatakan,selama perseroan melakukan aksi korporasi sesuai aturan bursa dan Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dan tidak merugikan kepentingan publik maka aksi korporasi dapat dilakukan perseroan.
Dikabarkan Global Mediacom berencana akan menjual saham FREN sekitar 19% kepada smart telecom. Beberapa waktu lalu, Corporate Secretary FREN Chris Taufik mengatakan kemungkinan pernyataan penjualan saham FREN tersebut keluar dari pernyataan pemegang saham. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !