inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Antasari: Tuhan Tak Tidur

Headline
Antasari Azhar - inilah.com/Agung Rajasa
Oleh:
Selasa, 10 November 2009 | 15:45 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Hati Antasari Azhar tersentuh hingga menitikkan air mata, karena kesaksian Williardi Wizar di persidangan. Menurut terdakwa pembunuhan PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen ini, kebenaran kasus yang menimpanya sudah mulai terlihat.

"Tuhan tidak tidur, itu cara orang menzalimi saya. Kebenaran mulai terungkap. Allahuakbar," kata Antasari sambil menangis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/11).

Diwartakan sebelumnya, Antasari yang mengenakan batik warna merah terlihat menundukkan kepala sambil menangis. Sambil mengangkat tangannya, mantan ketua KPK ini berdoa.

"Allahu akbar. Enam bulan ditahan saya tidak masalah, saya hanya terkejut, kok seperti itu, saat memeriksa WW (Williardi) menyebut targetnya Antasari," imbuhnya.

Dalam persidangan, Williardi yang juga terdakwa kasus yang sama, mengungkapkan memang Antasari menjadi target skenario. "Saya diperlihatkan BAP Sigit, dibacakan pada saya, kata penyidik kita samakan saja," kata mantan Kapolres Jakarta Selatan ini. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
pepe suryana @ Kamis, 3 Desember 2009 | 09:17 WIB
Saya lebih percaya pak Antasari ketimbang sama polisi. Soal esek esek itu hanya sebagian dari kekurangannya sebagai manusia biasa. Tapi saya yakin Pak Antasari lebih banyak benarnya ketimbang polisi.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.