INILAH.COM, Jakarta Persitara Jakarta Utara tidak takut dengan kedatangan John Tarkpor bersama Persebaya Surabaya pada lanjutan ISL di Stadion Gelanggang Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Rabu (11/11).
Dari tiga laga yang sudah dilalui Persitara di ISL musim ini, tim Laskar Si Pitung tersebut belum juga meraih satupun poin. Persitara saat ini berada di posisi buncit klasemen sementara ISL hasil tiga kali kalah. Terakhir Persitara dikalahkan Persema Malang 2-1, Minggu (8/11).
Kini melawan Persebaya, yang juga sedang terluka setelah ditumbangkan PSPS Pekanbaru 4-1, Persitara mengincar poin pertamanya musim ini. Dan Kabir Prince Bello dan kawan-kawan siap melakukannya besok.
Asisten Pelatih Persitara Dody Sahetapy menilai kurangnya komunikasi antara pemain ketika bermain menjadi faktor terpenting yang harus dibenahi timnya saat menghadapi Persebaya. Dody juga mengungkapkan rahasianya untuk menghentikan langkah gelandang Persebaya, John Tarkpor, yang notabene mantan pemain Persitara.
Jelas kami terpukul dengan hasil tiga kekalahan. Pemain kami kurang konsentrasi dan komunikasi menjadi kunci utama menghadapi Persebaya. Kami sudah mempersiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi permainan John Tarkpor. Dia dua tahun bersama kami dan kami sudah mengetahui permainannya, ujar Dody.
Hal senada juga diyakini Manager Persitara Harry Ruswanto, yang menegaskan John Tarkpor bukanlah suatu ancaman bagi Persitara pada pertandingan nanti.
John Tarkpor bermain bagus bersama kami, tapi saya tidak yakin dia bermain bagus bersama Persebaya, kilah Harry pada konferensi pers jelang pertandingan di Gelanggang Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/11) .
Sementara itu Asisten Pelatih Persebaya Mahrus Afief tidak kalah optimitisnya jelang pertandingan. Mahrus menilai kehadiran John Tarkpor menjadi suatu keuntungan bagi Bajul Ijo.
John Tarkpor baru bergabung dengan kami (Persebaya). Informasi dari dia (mengenai Persitara) jelas penting dari kami. Tentu saja kami akan menggali informasi dari dia, pungkas Mahrus.
Kekalahan dari PSPS memang ada pengaruhnya, tapi Persitara juga baru menelan kekalahan. Kami (Persebaya) lemah di lini belakang, tutur Mahrus.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !