INILAH.COM, Jakarta - Sentimen negatif anjloknya bursa saham mendorong rupiah ke teritori negatif. Permintaan korporasi terhadap dolar AS menjelang akhir tahun turut menekan mata uang RI itu. Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Selasa (10/11) melemah 20 poin (0,212%) terhadap dolar AS menjadi 9.430/9.440

, ketimbang posisi kemarin di level 9.410/9.420. Berdasarkan data Bloomberg pukul 17.00 WIB, rupiah ditransaksikan melemah 7,5 poin (0,079%) ke 9.422 per dolar AS.
Frans Darwin Sinurat, analis valas Bank Mutiara mengatakan, pelemahan rupiah terjadi seiring derasnya arus
capital outflow. Hal ini terindikasi dari pelemahan IHSG

sebesar 24,48 poin (1,02%) ke level 2,381.96.
Rupiah pun ditutup melemah ke level 9.430. Bahkan selama perdagangan sempat melemah ke 9.455/9.465, katanya kepada
INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (10/11).
Menurutnya, penguatan dolar AS hanya terjadi di Indonesia, seiring anjloknya bursa saham. Saat IHSG menguat di sesi pertama, rupiah terpantau sempat menguat ke level 9.380/9.390. Sedangkan ketika IHSG melemah, rupiah pun berbalik arah.
Ia menilai, pelemahan dolar AS terhadap hampir semua mata uang dunia, seharusnya membuat rupiah menguat hari ini. Pasalnya bursa saham Asia, hampir semuanya mengalami penguatan. Namun, melesatnya rupiah sebelumnya, hanya menyisakan ruang sempit untuk penguatan berikutnya. Rupiah pun jadi tertekan hari ini, paparnya.
Frans Darwin menuturkan, indikator lain penekan rupiah berasal dari meningkatnya permintaan dolar AS di pasar domestik oleh korporasi menjelang akhir tahun.
Ia menilai, saat ini Investor mulai meninggalkan
safe haven dolar AS dan beralih ke aset-aset investasi di beberapa negara yang tingkat risikonya lebih tinggi. Tapi
return-nya juga lebih tinggi atau yang biasa disebut tumbuhnya
risk appetite. Ini mengindikasikan dolar akan terus melemah, imbuhnya.
Pasar mulai mendiversifikasi portofolio investasi seiring menggeliatnya
risk appetite, menyusul pertumbuhan AS kuartal tiga tahun ini yang positif di level 3,5%. Ini merupakan level tertinggi dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya, pungkasnya.
Nilai tukar rupiah sore ini terpantau ditransaksikan pada level 8.778, di angka 14.157 terhadap mata uang gabungan negara-negara Eropa (euro) dan di posisi 6.810 terhadap dolar Singapura.
Sementara itu, mata uang kawasan ditransaksikan bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,15% menjadi 89.790, dolar Singapura turun 0,16% ke angka 1.388, won Korsel terkoreksi 0,10% ke posisi 1.162, dolar Hong Kong terangkat 0,0006% ke level 7.750, dan peso Filipina melandai 0,04% terhadap dolar AS menjadi 46.921.
Sedangkan dolar Australia terapresiasi 0,38% ke angka 0.926, dolar New Zealand terdongkrak 0,66% ke posisi 0.738, rupee India merosot 0,30% ke angka 46.594, yuan China terdepresiasi 0,004% ke level 6.827, dolar Taiwan menggeliat 0,001% menjadi 32.344, baht Thailand merambat naik 0,007% ke level 33.312, dan ringgit Malaysia susut 0,17% ke posisi 3.385 per dolar AS. [ast/mdr]