INILAH.COM, Jakarta - Pada perdagangan Rabu (11/10) Rupiah dibuka pada level 9.413 pada pukul 08.20 wib atau menguat 25 poin
dibandingkan penutupan kemarin pada level 9.438.
Analis valas BRI Rahmat Wibisono mengatakan rupiah menguat karena mata uang dolar AS yang mengalami tekanan terhadap mata uang global lain. Pemberian stimulus yang akan tetap diberikan pada pertemuan G-20 juga memberikan sentimen positif. "Hasil pertemuan G-20 tidak membahas mengenai pelemahan mata uang dolar AS sehingga dolar AS tetap melemah," kata Rahmat, saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (11/10).
Hal sama diungkapkan oleh pengamat valas PT Integral Investama Tony Mariano. Tony mengatakan, faktor mata uang dolar AS yang
melemah membuat rupiah kembali menguat. Tapi penguatan Rupiah akan terbatas mengingat bursa saham regional positif tetapi bursa sahamIndonesia kemarin mengalami koreksi. Ia meramal rupiah berada di level 9.380-9.430. [cms]