inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Beras Merah Obati Diabetes

Oleh:
Rabu, 11 November 2009 | 10:42 WIB
TERLALU banyak makan makanan yang berkalori dan berprotein tinggi dan tidak diimbangi gerak badan yang cukup dapat menyebabkan terjadinya penumpukan sari makanan dan lemak di dalam tubuh.
Apabila penumpukan tersebut terlalu sering dan lama, akan menimbulkan persediaan kalori di dalam tubuh berlebih dan ini membuat efek negatif bagi kesehatan tubuh. Seperti badan menjadi gemuk, suka timbul perentol-perentol di dalam kulit hingga sakit gula yang diakibatkan terlalu banyak zat gula atau glukosa di dalam darah.
Glukogen dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Kelenjar pankreas terdiri dari sel-sel alfa dan sel-sel beta. Sel alfa menghasilkan glukogen sedangkan sel beta memproduksi hormon insulin yang bekerja mempengaruhi proses metabolisme glukogen menjadi gula.
Beras merah adalah sejenis bahan makanan kesehatan alamiah yang baik. Bahan makanan ini perlu digalakkan dan diperluas penggunannya. Patut dilakukan pengamatan dan pengkajian lebih lanjut dalam kegunannya. Karena beras merah banyak kandungan berbagai vitamin terutama vitamin B, zat galian dan gizi lainnya serta kaya akan serat.
Contoh segelas air tajin beras merah yang dicampur dengan berbagai bahan lain seperti madu, air perasan jeruk lemon, dan kurma berguna mengatasi ambeien, gangguan pencernaan, hipotensi, asma, dan meningkatkan daya seksual serta peremajaan kulit.
Khasiat beras merah adalah menghaluskan kulit, mencegah dan mengatasi penyakit kulit, alergi kulit, liver, diabetes, pengerasan pembuluh darah dan sebagainya.
Bagi penderita sakit diabetes yang tidak kunjung baik, cobalah obati dengan makan
20 gram beras merah, 1 buah alpukat segar, 1 buah apel, dan 50 gram labu parang yang sudah direbus. Makan setiap hari selama 30 hari.
Yang tidak kalah penting dari upaya pengobatan ini adalah disiplin. Yaitu, menu dan takaran makan mengikuti petunjuk instruktur kesehatan dan melakukan rileksasi badan secara kontinyu supaya aliran darah lancar.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.