Minggu, 27 Mei 2012 | 14:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
IHSG Siang Menguat
BUMI & ITMG Mendominasi
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Ahmad Munjin & Asteria
web - Rabu, 11 November 2009 | 13:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendekati level psikologis 2.400, meskipun aksi profit taking masih membayang. Siang ini, tambang didominasi BUMI dan ITMG mengerek naik bursa.
Pada perdagangan Rabu (11/11) sesi siang, IHSG menguat 14,243 poin (0,60%) ke level 2.396,198. Indeks LQ 45 naik 2,978 poin (0,64%) ke level 471,179. Volume transaksi 2,320 miliar lembar saham, senilai Rp1,396 triliun, dengan frekuensi 37.921 kali. Sebanyak 106 saham naik, 53 saham turun dan 64 stagnan.
Penguatan bursa dipimpin kenaikan sektor tambang yang naik 2,06%, disusul aneka industri 1,18%, perdagangan dan infrastruktur 0,9%, konsumsi 0,5%, finansial 0,23% dan manufaktur 0,14%. Sedangkan beberapa sektor lain masih terpantau memerah, seperti industri dasar, perkebunan dan properti.
Minyak mentah untuk pengiriman Desember kini diperdagangkan pada level US$78,93 per barel . Crude Oil naik 0,1% ke level US$79,1 per barel, setelah American Petroleoum Institute mengatakan persediaan naik 1,22 juta barel menjadi 337,5 juta.
Sedangkan emas naik 0,13% ke level US$1.107/oz dalam tujuh sesi dan merupakan rally terpanjang dalam tiga tahun akibat spekulasi kebijakan AS akan menurunkan nilai dolar.
Saham tambang menguat, dengan dominasi saham PT Bumi Resources (BUMI) yang naik Rp 100 menjadi Rp 2.250. Nilai transaksi BUMI mencapai Rp528 miliar, atau 37,9% total transaksi.
Sedangkan PT Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.000 menjadi Rp 24.000, dengan nilai transaksi Rp83 miliar atau 6%. Saham PT Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 menjadi Rp 14.650.
PT Aneka Tambang ( ANTM) juga menguat Rp25 ke level Rp2.225, PT Internationa Nickel Indonesia (INCO) naik Rp25 ke level Rp3.900 dan PT Timah ( TINS) naik Rp20 ke level Rp1.900.
Venty Arnesya, technical analyst e-Trading Securities memperkirakan, IHSG hingga penutupan sore nanti akan menguat sebagai pembalikan arah (reversal) dari koreksi teknikal kemarin yang sudah mencapai level support-nya.
Indeks akan mengarah ke level resistance 2.438 dan 2.370 sebagai support-nya, katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (11/11).
Menurut Venty, sebenarnya tidak ada sentimen yang berpengaruh besar pada penguatan IHSG hari ini. Pasalnya, indeks regional bergerak mixed dan harga minyak masih stabil pada kisaran US$78-80 per barel . Hal ini menunjukkan komoditas tidak bisa diandalkan mendongkrak penguatan bursa, ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan indeks hari ini disebabkan koreksi IHSG kemarin yang sudah mencapai level support-nya. Apalagi, volume transaksi saat ini masih tipis.
Ini berarti, IHSG sangat sensitif untuk menguat, padahal pembelinya tidak signifikan. Penguatan indeks saat ini belum bisa dikatakan sustainable untuk pergerarakan hari-hari berikutnya, paparnya.
Sektor saham yang menjadi penggerak indeks hari ini berasal dari sektor pertambangan, perdagangan, dan infrastruktur. Saham-saham pilihannya adalah BUMI, PT Charoen Pokphand (CPIN), PT Gozco Plantation (GZCO), dan PT United Tractor ( UNTR). Saya rekomendasikan trading buy untuk saham-saham tersebut, pungkasnya.
Di sisi lain, Henan Putihrai memprediksikan, indeks hari ini kemungkinan akan bergerak mixed. Kondisi makro ekonomi yang membaik di tengah melemahnya harga komoditas global diperkirakan membuat investor melakukan aksi wait and see. Indeks hari ini akan bergerak pada kisaran 2.335/2.359 2.419/2.456, ungkapnya dalam riset hariannya.
Menurutnya, dari sisi teknikal, khususnya menggunakan candlestick chart, IHSG kembali membentuk pola spinning tops. Secara teoritis pola ini mengindikasikan neutral lines.
Jika indeks hari ini benarbenar melemah maka target penurunannya adalah support I dan II hari ini serta berikutnya level 2300 yang merupakan lowerline dari bollinger band. Namun apabila indeks sanggup bertahan maka target kenaikannya adalah resistance I dan II hari ini, ujarnya.
Siang ini, beberapa saham lain yang menguat antara lain PT Astra International (ASII) naik Rp 350 menjadi Rp 31.400, PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik Rp 150 ke Rp 8.900, PT Unilever (UNVR) naik Rp100 ke level Rp10.400.
Sedangkan bursa Asia didominasi penguatan. Indeks Hang Seng naik 153,04 poin di posisi 22.421,20, Nikkei 225 terangkat 10,07 menjadi 9.880,80, dan Straits Times menguat 3,47 poin ke level 2.711,07. Adapun indeks Komposit Shanghai turun 20,42 poin (0,64%) ke level 3.158,19. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.