INILAH.COM, Tokyo - Bursa Asia Rabu (11/11) umumnya positif setelah adanya pemulihan ekonomi China dan Jepang. Pemerintah China mengatakan adanya kenaikan ekspor bulan lalu itu dipicu data industri dan penjualan ritel yang naik tajam, dengan inflasi yang masih terkendali.
Perbaikan ekonomi China ini ditunjukkan adanya pembiayaan stimulus yang masif sehingga diperkirakan bisa memenuhi target pertumbuhan 8% tahun ini, bahkan lebih.
"Data menunjukkan ekonomi telah pulih dengan prospek pertumbuhan yang baik," kata Ellie Chan, analis senior Tanrich Securities di Hong Kong.
Di Jepang, pemesanan mesin menunjukkan kenaikan sebesar 10,5% di September 2009.
Saham-saham di Indeks Nikkei 225

Jepang naik pada pagi hari, kemudian sebelum ditutup falt di level 9.871,68, dan Hang Seng

Hong Kong naik 0,7% ke level 22.421,20.
Namun, saham-saham utama di Shanghai

turun 0,1% setalah 8 kali naik, sementara Kospi

naik 0,6%.
Sedangkan posisi dolar terhadap yen turun menjadi 89,58 yen, dari 89,72 yen. Euro stabil di level US$1,4980. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !