inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

FPDIP: Target Pansus Tangkal Pejabat Kebal Hukum

Headline
Eva Kusuma Sundari - inilah.com /Dokumen
Oleh: Vina Nurul Iklima
Rabu, 11 November 2009 | 14:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Fraksi PDIP optimistis pembentukan Pansus Hak Angket Bank Century bisa memberikan titik terang perkara. Target utama Pansus adalah menyeret pejabat yang diduga kebal hukum.

"Anggapan apakah ini bentuk kami bergenit-genit, itu tidak begitu hal penting. Tapi yang penting adalah perkara ini terbongkar, dan tak preseden buruk bahwa BI atau pejabat tertinggi sekalipun yang terlibat kebal hukum, tak tersentuh," kata anggota Komisi XI dari FPDIP Eva Kusuma Sundari dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/11).

Eva tak ingin berjanji bila dalam perjalanan Pansus melempem, karena dilemahkan seperti anggapan publik soal Pansus DPT. "Kalau tiba-tiba dilunakkan, kita tetap berharap mekanisme berjalan dengan selalu melaporkan perkembanagan kepada masyarakat," ujarnya.

Pansus ini, menurut Eva, bekerja untuk memverifikasi dugaan politis dalam kasus Bank Century, bukan fokus di ranah hukum. Penegakan hukum diserahkan pada aparat Kepolisian dan Kejaksaan Agung.

"Kalau fokus kita adalah analisa kebijakan politik dalam perkara itu. Misalnya mengapa fakta substansial kok tidak dipatuhi? Atau mengapa memberikan izin vissa, izin merjer, kepada mereka yang ditenggarai bermasalah," paparnya.

Pansus akan komitmen membongkar teka-teki di balik skandal Bank Century secara transparan. "Kita memang tak bisa mendikte sikap fraksi bagaimana, tapi dukungan terhadap sikap politik individu anggota dewan itu hak," pungkasnya. [ikl/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.