Minggu, 27 Mei 2012 | 14:12 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Investor Diminta Lebih Cermat
BUMI Kian Kencang Goyang IHSG
Headline
inilah.com /Dokumen
Oleh: Asteria
web - Rabu, 11 November 2009 | 15:12 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta Setelah kemarin merontokkan bursa, rebound- nya saham PT Bumi Resources (BUMI) sukses membalikkan arah indeks saham lokal. Bagaimana peluang saham top ini?
PT Bumi Resources (BUMI) pada Rabu (11/11) sesi siang, terpantau naik Rp100 menjadi Rp2.250. Transaksi BUMI mendominasi pasar, dengan nilai mencapai Rp528 miliar, atau 37,9% total perdagangan siang ini.
Padahal, BUMI kemarin telah meluluhlantakkan bursa, sehingga IHSG harus turun lebih dari 1% di tengah lonjakan bursa saham global. Koreksi BUMI memimpin penurunan saham grup Bakrie dan mempengaruhi sentimen pasar secara keseluruhan. Hal ini mengingat sebagian besar likuiditas pasar terkonsentrasi pada grup Bakrie.
Vice President, Research & Analysis Nico Omer Jonckheere mengatakan, sentimen negatif kemarin berasal dari kegagalan BUMI memperoleh seluruh dana yang diinginkan sebesar US$500 juta melalui penerbitan surat utang. Hal ini menunjukkan bahwa investor global tidak lagi percaya sepenuhnya pada kemampuan BUMI melunasi kewajibannya, paparnya.
Sementara Purwoko Sartono, analis dari Panin Sekuritas juga merekomendasikan jual BUMI. Hal ini terkait rencana perseroan menerbitkan obligasi senilai US$300juta dengan kupon 12%.
Apalagi sebelumnya BUMI menerbitkan surat utang yang dibeli dari China Investment Corporation (CIC) sebesar US$1,9 miliar dengan yield 19% (kupon 12%). Kami rekomendasikan jual untuk BUMI, katanya.
Seperti diketahui, BUMI melalui anak usahanya Bumi Capital menerbitkan obligasi senilai US$300 juta, lebih rendah dari rencana semula US$500 juta. Obligasi berjangka waktu 7 tahun ini akan diterbitkan pada 13 November 2009 dan jatuh tempo 10 November 2016. Dengan tingkat bunga 12% per tahun, kupon dibayar 2 kali setahun pada 10 Mei dan 10 November.
Dana hasil emisi obligasi rencananya untuk belanja modal awal, eksplorasi dan pengembangan tambang proyek Dairi milik unit usahanya Herald Resources Ltd. BUMI akan menginvestasikan US$211 juta dengan rincian, US$171 belanja modal (capital expenditure/capex), US$ 30 juta modal kerja dan eksplorasi US$ 10 juta.
BUMI akan mencatatkan obligasi ini di Singapore Exchange Securities Trading Limited. Adapun call option dilakukan pada 2013 dan 2014. Obligasi diterbitkan dengan jaminan tanpa syarat dan tanpa dapat dicabut kembali oleh BUMI dan anak perusahaan tertentu yang dimilikinya.
Purwoko menuturkan, kupon ini jauh lebih tinggi dibandingkan obligasi PT Indika Energy (INDY) US$230juta dengan kupon 9,75%, dan PT Adaro Energy (ADRO) dengan kupon 7,625% untuk obligasi US$800 juta.
Tetapi, yang perlu dicermati kenapa selisih yield untuk obligasi US$1,9 miliar dan obligasi US$300juta sangat besar. Ini dapat menimbulkan tafsir yang bermacam-macam, paparnya.
Menurutnya, keputusan penerbitan obligasi itu membuat bingung investor. Ia pun menyarankan pelaku pasar berhati-hati. Selain adanya peningkatan risiko dari politik, ujarnya.
Hal ini dipertegas dari sisi teknikal, dimana volume-weighted average prices (VWAP) BUMI kemarin terlihat di Rp2.175 yang menjadi level support kuat. Namun, level tersebut berhasil ditembus hingga menyentuh lower di level Rp2.100, sebelum akhirnya diangkat naik ke Rp2.150.
Support dari kisaran trading day untuk hari ini berada pada Rp2.000. Sementara fibonacci retracement (FR) 76,4% berada di Rp1.925. Investor diminta mencermati peluang akumulasi BUMI pada level-level tersebut, jika ternyata tidak kuat kemungkinan saham ini akan kembali menuju Rp1.800-an.
Di sisi lain, Samuel Sekuritas justru memberi rekomendasi positif terhadap rencana penerbitan obligasi BUMI. Hal ini didukung langkah manajemen BUMI yang melakukan road show ke Hong Kong-Los Angeles, Singapura-Boston, dan London-New York terkait penerbitan obligasi tersebut. Rekomendasi beli untuk BUMI, jelasnya. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
bisnis di internet
Rabu, 11 November 2009 | 15:26 WIB
trims info nya
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.