inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Divestasi Saham Newmont

Hatta: Kita Tidak Ikut Campur

Headline
Hatta Rajasa - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
Rabu, 11 November 2009 | 14:52 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa tidak akan mencamputi perkembangan divestasi 14% saham PT Newmont Nusa Tenggara (Newmont) seperti mundurnya Antam dari konsorsium.

Hatta menegaskan pemerintah pusat tidak akan melakukan intervensi terkait permasalahan tersebut. "Tidak ada intervensi dari pemerintah pusat. Mereka (Antam) diberikan kesempatan, bahkan Antam untuk business to business-nya dipersilakan. Kita gak mau ikut campur," tuturnya.

Hatta juga mengaku tidak mengetahui alasan mundurnya PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dari konsorsium divestasi 14% saham PT Newmont Nusa Tenggara (Newmont). "Saya belum tahu itu. Jangan kasih komentar dulu. Jadi gak bisa dikomentari," ujarnya ketika ditemui di kantornya, Rabu (11/11).

Lebih lanjut Hatta menegaskan bahwa ia akan mencari informasi terkait hal tersebut kepada Meneg Energi dan Sumber Daya Mineral. "Saya belum tau soal itu. Saya tidak ikut campur urusan itu. Pemerinth tidak mngkin ikut campur urusan itu. Nanti saya tanya menteri ESDM soal itu," pungkasnya.

Sebelumnya, Antam dikabarkan mundur dari konsorsium divestasi 14 % saham Newmont karena pembagian kepemilikan saham tidak rata alias 50:50, antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. [mre/hid]]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.