inovasi portal berita
Selasa, 7 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,998.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Pengakuan Dengan Baju Tahanan Direkam di Video

Antasari Tak Perlu KPK!

Headline
Antasari Azhar - inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Mevi Linawati
Rabu, 11 November 2009 | 17:07 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pernyataan mantan Ketua KPK Antasari Azhar tentang dirinya yang ditekan penyidik dalam proses penyelidikan dugaan korupsi di KPK, meragukan. Bahkan, dalam salah satu video yang ditayangkan di Mabes Polri, Antasari menyatakan KPK tidak diperlukan.

Dalam jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (11/11), Kadiv Humas Polri Irjen Pol Nanan Sukarna menayangkan cuplikan video yang memperlihatkan Antasari berbicara terkait KPK. Terlihat dalam cuplikan itu, Antasari memakai baju tahanan warna oranye.

Berikut pernyataan Antasari: Dan cepat lambat saya keluar. Selesai maksudnya, mungkin orang pertama yang mengatakan tidak diperlukan KPK. Saya akan bicara itu"

Usai mengatakan itu, terdakwa kasus pembunuhan PT PRB Nasrudin Zulkarnaen ini tertawa. Sisa tayangan video akan dibuka di persidangan nanti. "Semuanya akan diperlihatkan di persidangan, tunggu saja," imbuh Nanan berjanji.

Selain itu, Nanan mengatakan tidak mau adanya tanya jawab terkait video tersebut. Justru, ujarnya, Polri membutuhkan bantuan para wartawan untuk menyeimbangkan informasi yang ada saat ini.

Menurut Nanan, selama ini ada kesan bahwa ada upaya kriminalisasi terhadap KPK. Dan, itu ditujukan pada polisi.

Video ini menunjukkan bahwa sama sekali tidak ada upaya dari polisi mengkriminalisasi KPK. Justru, dari tayangan video itu terlihat bahwa KPK memang mengalami masalah internal.

Dalam jumpa pers itu, Nanan menolak untuk melakukan tanya jawab. Menurutnya, video ini akan diungkap di pengadilan. Jadi, tidak ada perdebatan yang menjurus pada kesimpangsiuran informasi.

"Tolong untuk tidak ada pertanyaan. Wartawan harus meluruskan ini juga," pungkasnya.

Selain pernyataan Antasari yang memakai baju tahanan, di dalam video itu juga diperlihatkan bagaimana Antasari dan pengacaranya, Juniver Girsang meminta pada penyidik untuk menyelidiki laptopnya.

Selain itu, tentang keberadaan laptop Antasari yang berisi data dugaan korupsi, juga diambil atas inisiatif Antasari.

Terlihat juga bagaimana pengacara Antasari mengatur tentang proses pengembalian laptop. Juga terlihat bagaimana polisi diminta melihat isi laptop.[bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
Dominggus Rumaseb @ Kamis, 12 November 2009 | 07:03 WIB
Saya percaya lambat atau cepat kebenaran dalam kasus ini akan terungkap, saya sendiri tidak percaya pada tayangan saudara AA oleh pihak polri di Tv itu, karena yang terahir mulut saudara AA seolah komat kamit saja.
hmsabar @ Rabu, 11 November 2009 | 22:00 WIB
TERLEPAS DARI DOSA DOSA LAINNYA, SIAPAPUN JADI PEMBUNUH dan PENGGANGGU ANAK ISTERI ORANG bolehlah kalo mau di HUKUM MATI.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.