INILAH.COM, Jakarta - Perkawinan eksotika budaya Indonesia dan budaya India dalam Jakarta Fashion Week III dipastikan akan menjadi titik tolak Jakarta sebagai salah satu fashion hub di Asia.
Dipastikan sekitar 65 perancang busana akan mewarnai pagelaran busana terbesar di Indonesia, Jakarta Fashion Week III (JFW) di Pacific Place, Jakarta, pada 14-20 November
"Lebih dari 65 perancang akan menggali inspirasi warisan budaya Nusantara untuk mewarnai panggung mode dunia. Harapannya JFW III akan mendorong fashion designer Indonesia go international, dan mampu mengembangkan market pasar di Asia," kata Ketua Umum JFW, Svida Alisjahbana.
Selain kembali menyajikan masterpiece para desainer berbakat Indonesia, JFW 09/10 akan mempertemukan eksotika budaya Indonesia dan India dalam industri mode. Sebuah kolaborasi unik dua festival akbar, Festival of India dan Jakarta Fashion Week 09/10.
Dalam acara ini pertukaran eksotika budaya ini akan hadir dua desainer terkemuka Indonesia, Sebastian Gunawan dan Priyo Oktaviano, serta dua desainer India berskala internasional, Tarun Tahiliani dan Malini Ramani.
Keempat perancang terpilih ini telah merekam kekayaan ragam kain kedua negara dan akan menampilkan interpretasi mereka dalam show pembuka di gala dinner charity night bersama majalah Dewi dan Kedutaan Besar India.
"Kami berharap JFW 09/10 akan menjadi lebih besar dan tentunya lebih baik dari tahun sebelumnya. Inilah salah satu cara kami membawa fashion Indonesia supaya bisa lebih dicintai oleh publiknya sendiri," jelas Svida.
Parade fashion akan berlangsung pada 14-20 November 2009 di Pacific Place, dengan serangkain acara fashion yang digelar di tiga lokasi utama JFW. [mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !