INILAH.COM, Jakarta Setelah selalu menelan kekalahan di empat laga awal Indonesia Super League (ISL), Asisten Pelatih Persitara Jakarta Utara Dody Sahetapy berkilah masalah komunikasi menjadi kendala.
Untuk kali keempat Persitara harus menelan kekalahan keempat beruntun setelah ditumbangkan Persebaya Surabaya 1-2 di kandang Stadion Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, Rabu (11/11).
Kekalahan tersebut membuat posisi tim Laskar Si Pitung ini tidak beranjak di posisi buncit klasemen sementara ISL. Prince Bello dan kawan-kawan belum sekalipun meraih poin.
Asisten pelatih Dody Sahetapy berkilah masalah komunikasi menjadi masalah utama yang dihadapi Persitara saat ini. Terlebih dua pemain asing anyar asal Iran, Vali Khorsandipish dan Afshin Parsaeian Rad, tidak mampu berkomunikasi lancar dengan rekan setimnya.
Masalah bahasa masih menjadi kendala. Bahkan dua pemain Iran tersebut tidak fasih menggunakan bahasa Inggris. Hal ini harus dibenahi segera, soalnya kami (Persitara) harus melakukan sejumlah partai tandang melawan tim besar berikutnya, ujar Dody usai pertandingan menghadapi Persebaya.
Bahkan Dody menegaskan ada kemungkinan untuk mencadangkan kedua pemain asing tersebut agar komunikasi tim berjalan dengan baik.
Evaluasi yang kami lakukan usai kekalahan melawan Persema Malang tidak ada artinya. Anak-anak kurang konsentrasi. Kalo begini lebih baik memasang pemain lokal semuanya biar komunikasi berjalan lancar, pungkas Dody.[bow]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !